Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Siswi SMAN 6 Semarang Terpilih Jadi Duta Muda BPJS Kesehatan 2026

 

METROJATENG.COM, SEMARANG, Jamkesnews – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMA Negeri 6 Semarang. Tishandy Cahya Medina, siswi kelas XI, terpilih sebagai Duta Muda BPJS Kesehatan Kantor Cabang Semarang Tahun 2026, Rabu (12/8).

Penunjukan tersebut bukan sekadar penghargaan, tetapi juga menjadi langkah untuk melibatkan generasi muda dalam memperkenalkan dan menguatkan pemahaman tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Debbie Nianta Musigiasari, mengatakan generasi muda memiliki posisi strategis dalam keberlangsungan ekosistem JKN. Hal itu tidak terlepas dari besarnya jumlah peserta JKN yang berada pada kelompok usia sekolah.

Berdasarkan data nasional per Maret 2026, dari total 283,4 juta peserta JKN, sebanyak 54,3 juta peserta atau 19,15 persen merupakan anak dan remaja berusia 6–17 tahun. Kelompok usia tersebut menjadi salah satu kelompok peserta dengan jumlah terbesar dibandingkan kelompok usia lainnya.

“Generasi muda memiliki posisi strategis dalam mendukung keberlangsungan Program JKN. Karena itu, kami perlu menghadirkan wadah yang dapat mengakomodasi peran aktif remaja sekaligus membangun generasi muda yang memiliki literasi kesehatan dan mampu menghadapi derasnya arus informasi digital,” ujar Debbie.

Menurutnya, Duta Muda BPJS Kesehatan diharapkan tidak hanya menjadi simbol penghargaan, tetapi juga menjadi penggerak edukasi JKN di lingkungan masing-masing.

“Hadirnya kompetisi ini bertujuan mendorong keterlibatan generasi muda dalam mendukung keberlangsungan Program JKN. Duta Muda yang terpilih mengemban amanah untuk menyampaikan pesan-pesan edukasi dan promosi JKN di ranah sekolah, komunitas, dan masyarakat luas di tingkat cabang,” katanya.

Debbie menambahkan, keberlangsungan Program JKN membutuhkan dukungan lintas generasi. Sebagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia, pemahaman mengenai JKN perlu terus ditanamkan sejak usia sekolah.

Bagi Tishandy, amanah tersebut menjadi pengalaman sekaligus kesempatan untuk mengajak lebih banyak anak muda mengenal Program JKN.

Siswi SMAN 6 Semarang itu mengaku siap menjalankan berbagai program untuk mendekatkan informasi mengenai JKN kepada generasi seusianya. Sejumlah pendekatan akan dilakukan, mulai dari goes to school, edukasi melalui platform digital, hingga berkolaborasi dengan organisasi dan komunitas lainnya.

“Duta Muda BPJS Kesehatan ini memiliki peran krusial, mengingat generasi muda saat ini belum banyak yang teredukasi terkait kesehatan, terutama tentang Program JKN. Dengan adanya program ini, kami bisa saling mengedukasi sesama generasi muda,” tutur Tishandy.

Dukungan dari keluarga dan pihak sekolah juga menjadi modal penting bagi Tishandy dalam mengikuti proses seleksi hingga akhirnya terpilih sebagai Duta Muda BPJS Kesehatan Cabang Semarang.

Ia berharap kepercayaan tersebut dapat dijawab dengan karya dan kontribusi nyata. Menurutnya, menjadi Duta Muda bukan hanya tentang menerima penghargaan, tetapi juga tentang bagaimana menyampaikan informasi yang benar dan mudah dipahami kepada generasi muda.

“Saya bersyukur karena sekolah dan keluarga sangat mendukung saya dalam mengikuti kompetisi ini. Saya berharap dapat memberikan sumbangsih terbaik untuk BPJS Kesehatan dan ikut menjaga agar Program JKN terus berjalan serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan terpilihnya Tishandy, BPJS Kesehatan berharap semakin banyak generasi muda yang berani mengambil peran dalam menyebarkan literasi kesehatan dan informasi yang benar mengenai JKN di tengah derasnya informasi digital.

Bagi Tishandy, pesan itu sederhana: anak muda tidak cukup hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga harus berani menjadi penyampai informasi yang benar.

“Duta Muda BPJS Kesehatan, saatnya yang muda, yang bersuara, yang berkarya,” pungkas Tishandy. (*)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.