Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

BPD Demak Salurkan CSR Rp1,2 Miliar, Jaga Keberlanjutan Program JKN Bagi 1,25 Juta Peserta

 

METROJATENG.COM, DEMAK – Upaya memperluas sekaligus menjaga keberlanjutan jaminan kesehatan masyarakat di Kabupaten Demak mendapat dukungan dari dunia usaha. PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Tengah Cabang Demak menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp1,2 miliar untuk mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui skema Universal Health Coverage (UHC).

Bantuan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan, khususnya kelompok yang membutuhkan dukungan pembiayaan kepesertaan JKN.

Bupati Demak Esti’anah mengapresiasi dukungan BPD Jawa Tengah Cabang Demak tersebut. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha sangat penting untuk memperkuat program pemerintah, terutama dalam bidang kesehatan dan penanggulangan kemiskinan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bank BPD Demak atas kepedulian dan komitmennya dalam mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Demak untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan di wilayah kami,” kata Esti’anah, Rabu (5/8).

Ia mengatakan, kesehatan merupakan kebutuhan dasar sekaligus hak seluruh warga negara. Karena itu, masyarakat harus memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa terkendala kondisi ekonomi.

“Melalui dukungan pembiayaan kepesertaan JKN bagi peserta UHC, kami berharap masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara optimal tanpa terbebani biaya yang mengganggu kondisi ekonomi keluarga,” ujarnya.

Esti’anah menambahkan, keberhasilan program UHC membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Pemerintah daerah, menurutnya, tidak dapat bekerja sendiri dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan.

Ia pun memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Demak dan BPJS Kesehatan Cabang Semarang yang terus melakukan sinergi dalam menjaga pelaksanaan Program JKN.

Keaktifan Peserta Jadi Perhatian

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Demak Ali Maimun mengatakan, keberadaan UHC semakin penting setelah adanya penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

“Karena itu, kolaborasi menjadi semakin penting untuk mewujudkan UHC di Kabupaten Demak,” ujarnya.

Menurut Ali, UHC merupakan bentuk komitmen bersama untuk memastikan seluruh masyarakat Demak memperoleh akses pelayanan kesehatan yang bermutu.

“UHC merupakan wujud nyata komitmen bersama untuk memastikan setiap masyarakat Kabupaten Demak memiliki akses pelayanan kesehatan yang bermutu, sehingga masyarakat menjadi sehat dan dapat terfasilitasi khususnya di bidang kesehatan,” katanya.

Ia berharap dukungan BPD Jawa Tengah Cabang Demak dapat mendorong lebih banyak pihak untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang Debbie Nianta Musigiasari menyebut cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Demak telah mencapai 1.259.738 jiwa atau sekitar 99 persen.

Meski demikian, tingkat keaktifan peserta masih menjadi tantangan. Saat ini, tingkat keaktifan kepesertaan JKN di Demak berada di angka 82,38 persen.

“Masih perlu adanya peningkatan keaktifan peserta di Kabupaten Demak,” ujar Debbie.

Ia menjelaskan, dukungan CSR untuk Program JKN menjadi salah satu langkah untuk membantu menjaga kesinambungan kepesertaan sekaligus meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat.

BPJS Kesehatan Cabang Semarang juga membuka kesempatan bagi perusahaan maupun lembaga lainnya untuk mengalokasikan dana CSR dalam mendukung penyelenggaraan Program JKN.

“Kami berharap dengan adanya penyaluran dana CSR untuk Program JKN ini, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat serta mendapatkan kemudahan akses kesehatan tanpa adanya kendala apabila dibutuhkan,” tutur Debbie.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyaluran dana, tetapi menjadi gerakan bersama untuk memastikan jaminan kesehatan masyarakat Demak tetap berkelanjutan dan manfaatnya benar-benar dirasakan warga.(*)

 

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.