Recover your password.
A password will be e-mailed to you.
METROJATENG.COM, JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia mencatat tren penurunan signifikan penanganan tindak pidana terorisme sepanjang tahun 2025. Selama periode tersebut, aparat mengamankan 51 orang tersangka terkait jaringan terorisme di berbagai wilayah Indonesia.
Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komisaris Jenderal Syahardiantono, menyebut capaian ini sebagai indikator membaiknya situasi keamanan nasional.
“Sepanjang tahun 2025, jumlah tersangka terorisme yang berhasil diamankan sebanyak 51 orang,” ujar Syahardiantono di hadapan awak media.
Angka tersebut menunjukkan penurunan jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada 2023, Polri mencatat sebanyak 147 tersangka terorisme, sementara pada 2024 jumlahnya mencapai 55 orang. Penurunan ini dinilai sebagai hasil konsistensi upaya pencegahan dan penindakan yang dilakukan aparat keamanan.
Lebih lanjut, Syahardiantono mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 tidak terjadi satu pun aksi terorisme di Indonesia. Kondisi zero terrorism attacks ini telah berlangsung selama dua tahun berturut-turut sejak 2023, menandakan situasi keamanan yang semakin terkendali.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh jajaran, khususnya Densus 88 Antiteror Polri, yang mengedepankan strategi komprehensif,” jelasnya.
Densus 88 menerapkan pendekatan terpadu melalui strategi hard approach dan soft approach. Upaya tersebut meliputi deteksi dini terhadap potensi ancaman, langkah preventif melalui preventive strike, serta penegakan hukum yang terukur. Di sisi lain, pendekatan lunak dilakukan melalui sosialisasi nilai kebangsaan, penyebaran narasi moderat, pemberdayaan mantan narapidana terorisme beserta keluarganya, serta penguatan kerja sama di tingkat nasional dan internasional.
Polri menegaskan akan terus memperkuat strategi pencegahan berbasis kolaborasi dan partisipasi masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan nasional. Dengan capaian ini, Polri berharap Indonesia tetap terbebas dari ancaman terorisme sekaligus mampu membangun ketahanan sosial yang lebih kuat di masa mendatang.
Recover your password.
A password will be e-mailed to you.
Comments are closed.