Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Pergub Pesantren Jawa Tengah Siap Diberlakukan, Ini Harapan Wakil Gubernur

METROJATENG.COM, SEMARANG – Setelah melalui serangkaian pembahasan dan perumusan, Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Pesantren di Jawa Tengah kini telah mencapai tahap finalisasi. Diharapkan segera mendapat persetujuan dari Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pergub ini akan segera diterapkan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama bagi pesantren-pesantren yang ada.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menjelaskan bahwa proses penyusunan Pergub telah selesai dan kini tinggal menunggu persetujuan dari Gubernur. “Pergub ini sudah selesai difinalisasi, tinggal menunggu persetujuan Pak Gubernur. Insyaallah, segera diberlakukan dan dapat memberikan manfaat besar bagi pesantren,” ungkapnya.

Pergub ini merupakan kelanjutan dari Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Tengah Nomor 10 Tahun 2023 yang mengatur tentang Fasilitasi dan Sinergitas Pengembangan Pesantren. Menurut Taj Yasin, pengembangan pendidikan keagamaan menjadi hal yang sangat penting, karena selain memberikan kontribusi bagi pembangunan wilayah, pendidikan agama juga menjadi dasar pembentukan karakter bangsa.

“Pendidikan keagamaan memegang peranan penting dalam pembangunan karakter generasi penerus. Pergub Pesantren ini akan menjadi acuan bagi perkembangan pendidikan agama di Jawa Tengah, yang diharapkan mampu melahirkan individu-individu unggul,” tambah Gus Yasin, sapaan akrab Wakil Gubernur.

Salah satu tujuan utama dari pergub ini adalah untuk mendukung pesantren dalam mengoptimalkan fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Tak hanya itu, anggaran khusus untuk pesantren dan pendidikan diniyah juga akan menjadi perhatian khusus dalam implementasi Pergub ini.

“Melalui kebijakan ini, kita ingin mengapresiasi pesantren sebagai lembaga pendidikan yang penting. Selain itu, kita juga memastikan adanya anggaran yang mendukung pengembangan pendidikan di pesantren dan diniyah,” tutup Gus Yasin.

Comments are closed.