Di Makam Kakek Presiden Prabowo, UMP Tanam Kelapa Kopyor & Luncurkan Program “Profesor Berdampak”
METROJATENG.COM, BANYUMAS – Kelapa Kopyor Cungap Merah ditanam di area makam kakek Presiden Prabowo Subianto, Sabtu (9/8), menjadi simbol perpaduan inovasi kampus dan penghormatan pada sejarah. Penanaman ini dipimpin langsung Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Prof. Dr. Jebul Suroso, bersamaan dengan peluncuran program “Profesor Berdampak”.
Pada kesempatan itu, Prof. Jebul juga meresmikan program unggulan kampus bertajuk “Profesor Berdampak”, sebuah gerakan yang mendorong para guru besar UMP untuk menghasilkan karya, inovasi, dan aksi nyata yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Gelar profesor bukanlah garis akhir, tetapi titik awal untuk memberi kontribusi nyata. Seperti kelapa kopyor ini, setiap ilmu yang kita tanam harus berbuah manfaat bagi banyak orang,” ujar Prof. Jebul.
Pemilihan lokasi di makam kakek Presiden Prabowo pun bukan tanpa alasan. Menurutnya, ini adalah bentuk penghormatan pada jasa para pendahulu sekaligus pengingat bagi generasi muda bahwa kemerdekaan lahir dari pengorbanan yang tak ternilai.
Hadir pula Prof. Sisunandar, peneliti sekaligus penemu varietas Kelapa Kopyor Cungap Merah. Ia menjelaskan bahwa kelapa ini memiliki produktivitas tinggi, cita rasa khas, dan nilai ekonomi yang menjanjikan.
“Menanam kelapa kopyor di lokasi bersejarah seperti ini adalah simbol pertemuan antara inovasi sains dan penghargaan pada warisan sejarah,” ungkapnya.
Program “Profesor Berdampak” sendiri akan menjadi payung berbagai kegiatan dosen UMP, mulai dari riset terapan, pemberdayaan desa, hingga solusi inovatif untuk persoalan publik. UMP berharap inisiatif ini dapat menjadi model kontribusi akademisi yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Comments are closed.