Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Polresta Pati Ambil Langkah Tegas Terhadap Anggota yang Terlibat Pemukulan Saat Aksi 13 Agustus

METROJATENG.COM, PATI – Polresta Pati bergerak cepat menindaklanjuti insiden pemukulan terhadap salah seorang massa aksi unjuk rasa yang digelar pada 13 Agustus 2025 lalu. Peristiwa itu sempat menghebohkan publik setelah rekaman videonya tersebar luas di media sosial dan menuai beragam tanggapan.

Oknum anggota Polri berinisial Brigadir Polisi TGP diduga melakukan pemukulan saat mengamankan jalannya aksi massa. Menanggapi hal itu, Polresta Pati langsung mengamankan yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum internal.

Wakapolresta Pati, AKBP Petrus Parningotan Silalahi, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menutup mata terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh anggota sendiri. Ia menekankan bahwa setiap tindakan yang mencoreng nama baik institusi harus ditindak tegas, tanpa pandang bulu.

“Kami berterima kasih atas informasi yang disampaikan masyarakat. Kami juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang viral ini. Polresta Pati sudah mengamankan oknum berinisial Brigpol TGP dan yang bersangkutan sudah ditahan di tempat khusus,” ujar AKBP Petrus.

Menurut Petrus, proses penanganan akan berjalan sesuai aturan yang berlaku. Oknum tersebut tidak hanya menghadapi pemeriksaan disiplin, tetapi juga berpotensi dijatuhi sanksi etik yang bisa berimbas pada kariernya di kepolisian.

“Selanjutnya akan kami proses sesuai peraturan disiplin maupun kode etik profesi Polri. Kami tegaskan, tindakan oknum ini murni individu, bukan bagian dari instruksi maupun kebijakan kepolisian dalam mengawal aksi massa,” tegasnya.

Komitmen Polresta Pati Jaga Profesionalitas

Polresta Pati juga berupaya memulihkan kepercayaan publik dengan memastikan seluruh anggota di lapangan tetap mengedepankan prosedur yang humanis dalam pengamanan aksi. AKBP Petrus menegaskan, meski polisi memiliki kewajiban menjaga ketertiban umum, penggunaan kekerasan tidak dibenarkan kecuali dalam kondisi terpaksa dan sesuai aturan hukum.

“Polri berkomitmen menjaga keamanan dan melindungi masyarakat. Perilaku yang menyimpang dari aturan jelas akan kami tindak,” katanya.

Viralnya video pemukulan tersebut memicu beragam reaksi di media sosial. Sebagian warganet mengkritisi tindakan aparat yang dianggap berlebihan, sementara sebagian lain mengapresiasi langkah cepat Polresta Pati dalam menangani kasus ini.

Langkah tegas terhadap Brigpol TGP diharapkan menjadi momentum bagi Polresta Pati untuk terus meningkatkan transparansi dan profesionalitas dalam bertugas, sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Comments are closed.