Juarai Cipta Lagu Mars MTQ Nasional, Walikota Semarang Apresiasi Guru Asal Semarang
Agustina Wilujeng : Bukti Kota Ini Penuh Talenta Kreatif
METROJATENG.COM, SEMARANG – Menjelang gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31, Kota Semarang kembali mendapat kabar membanggakan. Seorang guru seni musik asal Semarang, Sri Husodo, sukses meraih Juara I Lomba Cipta Lagu/Mars MTQ Tingkat Nasional yang digelar Kementerian Agama Republik Indonesia.
Prestasi tersebut mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. Ia menilai kemenangan itu menjadi kebanggaan tersendiri karena tidak hanya menjadi tuan rumah MTQ Nasional, tetapi juga melahirkan karya terbaik yang akan mengiringi perhelatan akbar tersebut.
“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi Kota Semarang. Saya mengucapkan selamat kepada Pak Sri Husodo atas prestasi yang luar biasa ini. Tuan rumahnya Kota Semarang, dan pencipta mars terbaiknya juga warga Semarang. Ini menunjukkan bahwa semangat dan kreativitas masyarakat kita benar-benar hadir dalam MTQ Nasional nanti,” ujar Agustina, Rabu (20/5).
Menurutnya, capaian tersebut membuktikan bahwa Kota Semarang memiliki banyak talenta kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional, termasuk dalam menghadirkan karya seni bernuansa religi dan kebangsaan.
Sri Husodo, guru seni musik SMP Nasima Semarang yang akrab disapa Dodo, mengaku bersyukur atas penghargaan yang diraihnya. Ia berharap mars ciptaannya dapat menjadi penyemangat bagi seluruh peserta MTQ Nasional dari berbagai daerah di Indonesia.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa meraih juara satu. Semoga lagu ini bisa memberi manfaat dan semangat bagi pelaksanaan MTQ Nasional di Kota Semarang September mendatang,” katanya.
Dodo menjelaskan, mars ciptaannya mengusung semangat membangun generasi Qur’ani yang selaras dengan tema MTQ Nasional tahun ini, yakni Bersama dalam Harmoni, Rukun Menjaga Bumi.
“Pesan utama dalam lagu ini adalah mengajak generasi Qur’ani untuk menebar kebaikan dan menjaga lingkungan. Nilai-nilai Al-Qur’an sangat relevan untuk merawat bumi dan kehidupan yang harmonis,” jelasnya.
Ia berharap lagu tersebut tidak hanya menjadi pengiring acara, tetapi juga mampu menginspirasi masyarakat luas.
“Semoga lagu ini bisa membangkitkan semangat peserta MTQ dari seluruh Indonesia untuk terus menyebarkan nilai-nilai kebaikan sesuai tema yang diangkat,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, mengatakan lomba cipta mars ini merupakan bagian dari upaya memperluas syiar Al-Qur’an melalui pendekatan seni dan kreativitas.
“Kami berharap semakin banyak karya kreatif lahir dari masyarakat untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan yang inklusif dan membangun. Lomba ini menjadi ruang kolaborasi antara dakwah dan kreativitas dalam menyambut MTQ Nasional ke-31 di Jawa Tengah,” tandasnya. (*)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.