Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Yoghurt Tak Hanya Bantu Diet, Ternyata Bisa Turunkan Risiko Kanker Paru-Paru

METROJATENG.COM, SEMARANG – Siapa sangka, camilan sehat yang kerap jadi teman diet ini ternyata punya manfaat lebih besar dari sekadar membantu menurunkan berat badan. Sebuah studi internasional mengungkap, mengonsumsi yoghurt secara rutin dapat menurunkan risiko terkena kanker paru-paru.

Penelitian yang dipublikasikan di JAMA Oncology melibatkan sekitar 1,5 juta orang dewasa di Amerika, Eropa, dan Asia. Fokusnya meneliti dua komponen penting dalam makanan yaitu probiotik dan prebiotik.

Yoghurt adalah salah satu sumber probiotik terbaik, mikroorganisme baik yang membantu menjaga kesehatan tubuh. Sementara prebiotik, yang banyak ditemukan pada buah, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian, berperan sebagai ‘makanan’ untuk bakteri baik di usus.

Hasilnya cukup mengejutkan. Peserta yang mengonsumsi yoghurt terbanyak memiliki risiko 19 persen lebih rendah terkena kanker paru-paru dibanding yang tidak mengonsumsinya. Sementara mereka yang rajin makan makanan berserat, prebiotik alami, punya risiko 17 persen lebih rendah.

Peneliti menjelaskan, bakteri baik di usus ternyata punya kaitan dengan peradangan di paru-paru. Metabolit yang dihasilkan bakteri ini mampu menekan peradangan, sehingga risiko penyakit mematikan itu ikut menurun.

Meski begitu, para ahli mengingatkan, jangan hanya mengandalkan yoghurt atau makanan berserat. Gaya hidup sehat, seperti tidak merokok, rutin berolahraga, dan menjaga pola makan, tetap menjadi kunci utama.

Tak hanya melawan risiko kanker paru-paru, yoghurt juga menyimpan segudang manfaat lain, seperti:

  • Menurunkan tekanan darah berkat kandungan kaliumnya yang tinggi.

  • Menjaga kesehatan pencernaan dengan probiotik yang mengembalikan keseimbangan bakteri usus.

  • Menguatkan tulang melalui asupan kalsium yang melimpah.

  • Mengontrol berat badan dengan rasa kenyang yang bertahan lebih lama.

  • Memulihkan energi setelah berolahraga atau aktivitas padat.

Jadi, jika selama ini kita hanya menikmati yoghurt sebagai camilan diet, kini ada alasan lebih kuat untuk menjadikannya menu harian. Pilihlah yoghurt tanpa tambahan gula agar manfaatnya terasa maksimal.

Comments are closed.