BEI Semarang Tambah Lima Galeri Investasi Baru, Perluas Akses Edukasi Pasar Modal
METROJATENG.COM, SEMARANG – Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Semarang terus memperkuat upaya peningkatan literasi dan inklusi pasar modal di Jawa Tengah. Sepanjang 2026, BEI telah menambah lima Galeri Investasi baru yang tersebar di perguruan tinggi, sekolah, hingga instansi pemerintah daerah.
Kepala Kantor Perwakilan BEI Semarang, Fany Rifqi, mengatakan penambahan Galeri Investasi tersebut menjadi salah satu strategi untuk mendekatkan edukasi pasar modal kepada masyarakat. Melalui Galeri Investasi, masyarakat dan kalangan akademisi dapat memperoleh informasi, edukasi, hingga praktik investasi secara lebih mudah.
“Penambahan Galeri Investasi ini diharapkan semakin memperluas akses edukasi investasi kepada masyarakat, sehingga semakin banyak calon investor yang memahami pasar modal sebelum mulai berinvestasi,” ujar Fany, usai acra media gathering di kantornya, Selasa (21/7/2026)
Ia menjelaskan, penguatan literasi tersebut sejalan dengan pertumbuhan jumlah investor di Kota Semarang. Hingga pertengahan 2026, jumlah Single Investor Identification (SID) di Kota Semarang telah mencapai 198.180 SID, tertinggi di Jawa Tengah.
Meski demikian, Fany mengingatkan bahwa edukasi tetap menjadi kunci utama agar pertumbuhan investor diikuti dengan kualitas pengambilan keputusan investasi. Menurutnya, investor pemula sebaiknya memilih instrumen investasi sesuai profil risiko masing-masing dan tidak langsung berinvestasi pada instrumen berisiko tinggi.
“Jika profil risikonya konservatif, investor dapat memulai dari reksa dana pendapatan tetap atau obligasi pemerintah. Setelah memahami karakter pasar, baru dapat beralih ke instrumen yang risikonya lebih tinggi seperti saham,” katanya.
BEI juga menyediakan berbagai referensi bagi investor dalam memilih saham, seperti indeks LQ45 dan IDX30 yang berisi emiten dengan fundamental kuat. Selain itu, terdapat notasi khusus pada saham-saham yang memiliki risiko tertentu sebagai informasi tambahan bagi investor sebelum mengambil keputusan investasi.
Melalui perluasan jaringan Galeri Investasi, BEI berharap literasi pasar modal semakin merata, sehingga masyarakat tidak hanya tertarik menjadi investor, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik dalam berinvestasi secara aman, terukur, dan berorientasi jangka panjang.
Bila penambahan lima Galeri Investasi tersebut disertai daftar lokasi atau nama institusinya, berita ini bisa dibuat lebih kuat dengan menyebutkan masing-masing lokasi baru tersebut. (*)
Comments are closed.