Lulusan Pelatihan Kerja Jateng Jadi Incaran Pabrik Sepatu Hoka hingga Adidas
METROJATENG.COM, BATANG – Jawa Tengah kembali menunjukkan kualitas program pelatihan kerja yang dijalankan pemerintah provinsinya. Lulusan Balai Latihan Kerja (BLK) dan Balai Industri Produk Tekstil dan Alas Kaki (Biptak) Disperindag Jateng kini menjadi buruan perusahaan-perusahaan besar, termasuk produsen sepatu olahraga ternama Hoka dan Adidas.
Sebanyak 50 lulusan terbaru langsung diserap oleh tiga pabrik besar: PT Bintang Indokarya Gemilang Brebes (25 orang), PT Yih Quan Footwear Indonesia Batang (19 orang), dan PT Ara Shoes Kabupaten Semarang (6 orang).
Kepala Biptak, Sri Purwanti, menjelaskan bahwa seluruh peserta mendapat bekal hard skill, soft skill, hingga pelatihan mengelola keuangan. “Pelatihan kami berikan gratis selama 20 hari, lengkap dengan asrama dan makan tiga kali sehari. Setelah itu langsung kami salurkan ke industri,” jelasnya.
Biptak telah menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan besar di Jawa Tengah. “Alhamdulillah, kami dipercaya oleh brand internasional. PT Yih Quan memproduksi sepatu Hoka, sedangkan PT Bintang Indokarya Gemilang memproduksi Adidas,” tambahnya.
Program ini sejalan dengan kebijakan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi untuk menekan pengangguran dan mengentaskan kemiskinan. Tahun ini, 500 peserta dibiayai dari APBD, 100 peserta dari dana CSR, dan akan bertambah 150 peserta melalui anggaran perubahan. Tingkat penyerapan tenaga kerja mencapai 99 persen.
HR Recruitment PT Yih Quan Footwear Indonesia, Bunayya Fahmi Nurrosyad, mengakui kualitas lulusan Biptak unggul di berbagai aspek. “Perbedaannya jelas terlihat antara pekerja yang sudah mendapat pelatihan dan yang belum. Hard skill dan soft skill mereka jauh lebih siap,” tuturnya.
Ikmal R, salah satu lulusan, mengaku tak menyangka bisa bekerja di perusahaan besar. “Saya dilatih gratis, dapat asrama dan makan. Ilmu itu yang membuat saya diterima. Gajinya nanti akan saya gunakan untuk membantu orang tua dan menabung,” ungkapnya.
Dengan sinergi pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, Jawa Tengah tampak mantap menjadi lumbung SDM industri berkelas internasional.
Comments are closed.