Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Tak Cuma Akademik, BI Jateng Dorong Mahasiswa Kuasai Leadership dan Multiple Skill dari Gita Wirjawan

METROJATENG.COM, SEMARANG – Kantor Perwalikan  Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Tengah membekali ratusan mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia dengan wawasan kepemimpinan, pengembangan karakter, dan ketahanan ekonomi melalui kegiatan Bedah Buku dan Literasi Kebanksentralan bertema “Mindset Matters: Karakter, Produktivitas, dan Ketahanan Ekonomi”, yang digelar di Muladi Dome, Diponegoro University Convention Center, Semarang, Senin (22/6/2026).

Kegiatan ini menghadirkan tokoh nasional Gita Wirjawan sebagai pembicara utama untuk berbagi pengalaman dan pandangannya mengenai kepemimpinan di tengah perubahan dunia yang semakin cepat.

Acara juga dihadiri Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah M Noor Nugroho dan dimoderatori Founder Makna Talks, Iyas Lawrence.

Kepala KPw BI Jawa Tengah M Noor Nugroho mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Bank Indonesia dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kemampuan memimpin.

Menurutnya, pengembangan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu investasi penting untuk menghadapi tantangan ekonomi dan persaingan global di masa depan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan bekal yang lebih luas kepada mahasiswa. Selain memahami peran Bank Indonesia sebagai bank sentral, mereka juga mendapatkan wawasan tentang kepemimpinan, pengembangan diri, dan pentingnya membangun pola pikir yang tepat untuk meraih kesuksesan,” ujarnya.

Peserta kegiatan berasal dari delapan perguruan tinggi negeri dan swasta di Jawa Tengah yang menjadi mitra program beasiswa Bank Indonesia. Mereka merupakan anggota Generasi Baru Indonesia (GenBI), komunitas mahasiswa penerima beasiswa BI yang saat ini berjumlah 537 orang di Jawa Tengah.

M Noor Nugroho,  menilai mahasiswa saat ini membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan akademik. Di tengah perubahan teknologi, dinamika ekonomi, dan kompetisi global, generasi muda dituntut memiliki kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, dan memimpin.

“Leadership menjadi salah satu kompetensi yang sangat penting. Karena itu kami menghadirkan sosok yang memiliki pengalaman luas agar mahasiswa bisa belajar langsung dari perjalanan karier dan pengalaman hidupnya,” katanya.

Dalam sesi bedah buku, Gita Wirjawan membagikan berbagai pelajaran berharga yang diperoleh selama berkiprah sebagai pejabat publik, profesional, investor, hingga edukator. Ia menekankan pentingnya pola pikir yang tepat, kemauan untuk terus belajar, dan keberanian menghadapi tantangan sebagai fondasi kepemimpinan.

Bagi Bank Indonesia, pengalaman yang dimiliki Gita di berbagai sektor dinilai relevan untuk menginspirasi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan.

Selain bedah buku, kegiatan juga diisi dengan talkshow interaktif, edukasi kebanksentralan, bazar UMKM, booth edukasi, penampilan Diponegoro Orchestra, hingga hiburan musik keroncong yang membuat suasana lebih dekat dengan kalangan mahasiswa.

Noor berharap kegiatan semacam ini dapat memperluas wawasan mahasiswa sekaligus membangun kepercayaan diri mereka untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan bangsa.

“Ke depan, kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki soft skill, kemampuan komunikasi, jejaring yang kuat, dan jiwa kepemimpinan. Kombinasi inilah yang akan menjadi modal penting untuk menghadapi masa depan,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, BI Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dan mencetak generasi muda yang adaptif, produktif, serta memiliki pemahaman ekonomi yang baik sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih maju.(*)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.