Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Sepanjang 2025 Tercatat 3.614 Pengaduan Masuk

OJK Jateng dan Satgas PASTI Perkuat Sinergi Cegah Keuangan Ilegal

METROJATENG.COM, SEMARANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah bersama anggota Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (PASTI) terus memperkuat koordinasi dalam melindungi masyarakat dari maraknya praktik keuangan ilegal. Komitmen ini ditegaskan dalam Rapat Pimpinan Satgas PASTI bertema “Jawa Tengah Bersinergi, Masyarakat Terlindungi” yang digelar di Kantor OJK Jawa Tengah, Rabu (19/11).

Kepala OJK Jateng Hidayat Prabowo mengungkapkan bahwa tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses keuangan belum diimbangi dengan literasi yang memadai. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks inklusi keuangan nasional mencapai 80,51 persen, sementara literasi baru 66,46 persen.

“Lebarnya gap antara inklusi dan literasi membuat masyarakat rentan menjadi korban penipuan. Edukasi harus diperluas dan penguatan Satgas PASTI di daerah perlu terus dilakukan agar masyarakat mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak,” ujar Hidayat.

Menurut Hidayat, kondisi psikologis masyarakat—seperti kebutuhan mendesak, tekanan, atau tergiur pinjaman cepat—sering membuat mereka abai terhadap risiko sehingga mudah terjebak dalam penipuan.

Ribuan Pengaduan, Didominasi Penipuan Digital

Hidayat menyebutkan hingga Oktober 2025 terdapat 3.614 pengaduan yang masuk ke Kantor OJK Jateng dan DIY melalui Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen. Kasus terbanyak berasal dari penipuan digital seperti money game dan impersonation.

Rapat pimpinan ini menjadi ajang evaluasi pelaksanaan tugas Satgas PASTI sepanjang 2025 serta penyusunan rencana kerja 2026. Hadir dalam rapat antara lain Ketua Sekretariat Satgas PASTI Hudiyanto, Deputi Kepala Perwakilan BI Jateng Nita Rachmenia, perwakilan Kejati Jateng, Polda Jateng, serta Binda Jateng.

IASC Terima 323 Ribu Laporan, Kerugian Capai Rp7,5 Triliun

Hudiyanto menegaskan bahwa scam keuangan kini menyasar seluruh kalangan dan dilakukan baik oleh individu maupun sindikat besar. Ia menjelaskan bahwa OJK dan Satgas PASTI telah meluncurkan Indonesia Anti Scam Center (IASC) pada 22 November 2024 sebagai pusat pelaporan nasional.

Hingga 31 Oktober 2025, IASC mencatat:

323.841 laporan penipuan

530.794 rekening dilaporkan

100.565 rekening berhasil diblokir

Kerugian masyarakat mencapai Rp7,5 triliun

Dana yang berhasil diblokir Rp383,6 miliar

Rapat tersebut menandai awal penguatan kolaborasi untuk pencegahan, deteksi dini, respon cepat, hingga pemulihan kerugian akibat aktivitas keuangan ilegal.

OJK Gelar ToT Babinsa se-Jawa Tengah dan DIY untuk Perkuat Literasi Keuangan

Selain rapat pimpinan, OJK Jateng juga menggelar Training of Trainers (ToT) bagi Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodam IV/Diponegoro, Kamis (20/11), di Balai Diponegoro, Semarang. Kegiatan yang mengangkat tema “Babinsa Ter-Edukasi, Masyarakat Ter-Literasi” ini diikuti secara hybrid oleh 3.400 personel Babinsa dari Jawa Tengah dan DIY.

Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan LMS OJK Jateng Taufik Andriawan menekankan pentingnya peran Babinsa sebagai garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Dengan pemahaman keuangan yang baik, Babinsa dapat membantu mencegah warga menjadi korban pinjaman online ilegal, investasi bodong, maupun penipuan digital,” ujarnya.

Kepala OJK Jateng Hidayat Prabowo hadir secara daring, sementara Kapoksahli Pangdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Abdul Hanis memberikan apresiasi atas penyelenggaraan program tersebut.

Pada kegiatan ini, OJK Jateng menyampaikan materi mengenai pengelolaan keuangan, kewaspadaan terhadap pinjol dan investasi ilegal, serta penipuan dan judi online. BI Jateng memberikan edukasi keaslian Rupiah dan penggunaan QRIS, sementara BPD Jateng menjelaskan produk dan layanan perbankan.

Melalui ToT ini, para Babinsa diharapkan dapat menjadi duta literasi keuangan, menyebarkan pengetahuan ke masyarakat desa sehingga warga lebih waspada dan dapat memanfaatkan layanan keuangan secara aman dan optimal.

Comments are closed.