Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Pudakpayung Masuk 3 Besar Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional

METROJATENG.COM, SEMARANG – Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik Kota Semarang berhasil lolos masuk tiga besar Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional dari Regional II Tahun 2024. Sebelumnya, tim juri dari Kemendagri telah lebih dahulu melakukan peninjauan langsung dan penilaian klarifikasi kelurahan se-regional II tahun 2024.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyatakan apresiasinya atas prestasi yang diraih Kelurahan Pudakpayung. Mba Ita, sapaan Hevearita berharap, prestasi ini bisa menjadi penyemangat kelurahan lain untuk berprestasi.

“Tentu ini menjadi penyemangat kota Semarang atas komitmen mengembangkan seluruh kelurahan-kelurahan yang ada di Kota Semarang. Tidak melihat kelurahan itu ada di Semarang bawah, atas maupun tengah, tetapi untuk kesejahteraan yang merata di kota Semarang”, tuturnya.

Lebih lanjut Mba Ita memaparkan, banyak yang disorot oleh dewan juri dalam sesi pemaparan lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional kali ini. Terutama terkait pengelolaan dan penanganan sampah di masyarakat.

Masyarakat di kelurahan Pudakpayung telah memulai program pilah sampah dari lingkup terkecil di rumah tangga. Sehingga sampah yang dihasilkan di tingkat rumah tangga, telah dimanfaatkan dan disaring di Bank Sampah Payung Lestari sebelum ke TPA.

Ita mengakui, banyak inovasi-inovasi yang dikembangkan Pemkot Semarang dengan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) untuk pengolahan sampah.

“Saat ini kami sedang mengembangkan project yang bekerja sama dengan BRIN. Jadi salah satunya adalah pengelolaan limbah sampah plastik untuk menjadi bahan bakar setara solar”, jelasnya.

Lahan Hijau

Tak hanya persoalan sampah, dewan juri juga menyoroti lahan hijau bagi pemukiman serta proyeksi ke depan. Topografi Kelurahan Pudakpayung yang berbukit bukit, membuat para pengembang perumahan harus memperhatikan drainase.

Untuk pengembangan potensi di Kelurahan Pudakpayung, terdapat desa wisata serta tempat-tempat bersejarah yang bisa dikembangkan. Di kelurahan ini juga terdapat destinasi wisata religi seperti Pagoda, serta rumah apung untuk hotel kremasi.

Comments are closed.