Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

PLN Sukses Terangi Seluruh Desa di Jateng dan DIY, Rasio Elektrifikasi Capai 100 Persen

METROJATENG.COM, SEMARANG – Memperingati momentum Hari Listrik Nasional ke-80, PLN UID Jawa Tengah dan DIY rasio  elektrifikasi desa, mencapai 100 persen. Ini berarti program listrik masuk desa sudah tuntas dan tidak ada yang gelap.

“Total seluruhnya mencapai  8.563 desa di Jawa Tengah dan 438 desa di DIY kini resmi menikmati aliran listrik PLN, menandai rasio elektrifikasi 100 persen di kedua provinsi tersebut,” jelas General Manager PLN UID Jateng dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi, usai memimpin upacara Hari Listrik Nasional di jalan gedung PLN UID Jateng-DIY, Senin (2710/2025).

Meski demikian, Bramantyo menegaskan, perjuangan PLN belum berhenti. Setelah tuntas di tingkat desa, PLN kini memfokuskan perhatian pada wilayah-wilayah kecil atau grumbul, yaitu permukiman terpencar yang belum seluruhnya terjangkau jaringan listrik.

“Yang belum berlistrik sekarang bukan lagi desa, tetapi grumbul-grumbul kecil di pelosok. Kami sedang bekerja agar semua keluarga, sekecil apa pun komunitasnya, bisa menikmati terang listrik,” jelasnya.

Selain memperluas jangkauan hingga pelosok, PLN juga menargetkan keluarga prasejahtera sebagai prioritas penerima sambungan listrik baru. Hal ini menjadi bagian dari komitmen PLN menjalankan amanah pemerintah dalam mewujudkan akses energi yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat.

“PLN memastikan tidak ada keluarga yang tertinggal. Baik keluarga sejahtera maupun prasejahtera, semuanya berhak mendapatkan akses listrik yang layak,” tegas Bramantyo.

Dari sisi pasokan, sistem kelistrikan di Jawa Tengah dan DIY berada dalam kondisi sangat aman dan mencukupi. Dari total kapasitas pembangkit sekitar 9.000 megawatt (MW), baru sekitar 5.600 MW yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dan industri di kedua provinsi tersebut.

Pencapaian ini sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat hingga pelosok negeri. (*)

Comments are closed.