Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

IndiHome di Jateng Tumbuh 10 Persen, Perluas Jangkauan hingga ke Desa

Hingga Akhir Tahun 2025 targetkan 5.000 Pelanggan Baru

METROJATENG.COM, SEMARANG — Di tengah persaingan ketat industri layanan internet, IndiHome di bawah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan pertumbuhan pelanggan yang tetap positif di wilayah Jawa Tengah. Hingga kuartal keempat 2025, pertumbuhan pelanggan mencapai sekitar 10 persen, dengan ekspansi layanan yang kini menjangkau hingga ke pelosok desa.

“Walaupun kompetisi luar biasa ketat di seluruh kota dan daerah, kami tetap tumbuh sekitar 10 persen. Bahkan desa-desa kini sudah mulai kami masuki,” ujar Bheri Priyo Hartanto
General Manager – Household Consumer Business Region Jawa Tengah and DIY

Menurutnya, langkah ekspansi ini dilakukan agar masyarakat di wilayah non-perkotaan juga dapat menikmati akses internet berkualitas. Telkom bekerja sama dengan berbagai pihak lokal, namun tetap mempertahankan produk utama yaitu IndiHome sebagai layanan internet rumah unggulan.

“Kami tetap gunakan produk IndiHome, bukan layanan terpisah. Sistemnya tetap satu jaringan, dan target kami hingga akhir tahun pelanggan bisa mencapai 5.000 pelanggan baru,” jelasnya, disela pembukaan kejuaraan Futsal Piala by.U 2025 di GOR Jati Diri Semarang , Kamis (23/10/2025)

Untuk mendukung pemerataan jaringan, Telkom memanfaatkan sistem Optical Distribution Point (ODP) dengan kapasitas maksimal hingga 16 pelanggan per titik.

“Satu ODP umumnya melayani delapan rumah, tapi bisa dikembangkan hingga 16, tergantung kepadatan wilayah,” tambahnya.

Selain memperluas jaringan, Telkom juga memperkuat layanan digital terintegrasi melalui program Telkomsel One, yang menggabungkan jaringan IndiHome Wi-Fi dan Telkomsel Mobile dalam satu paket.

Melalui paket ini, pelanggan dapat menikmati konektivitas tanpa batas, baik di rumah maupun saat bepergian, dengan pilihan kecepatan mulai 50 Mbps hingga 150 Mbps.

“Pelanggan bisa menikmati satu kuota gabungan untuk Wi-Fi rumah dan ponsel Telkomsel, baik prabayar maupun pascabayar (Kartu Halo). Jadi konektivitas lebih praktis,” katanya.

Untuk layanan purna jual, Telkom menyiapkan berbagai kanal pengaduan dan dukungan pelanggan yang siap 24 jam.
“Kalau ada kendala, pelanggan bisa menghubungi 188, menggunakan aplikasi MyTelkomsel, atau datang langsung ke GraPARI terdekat. Semua siap membantu selama 24 jam,” ujarnya.

Bhery menambahkan, tantangan utama di tengah persaingan saat ini bukan hanya soal harga, melainkan kecepatan respon dan kualitas layanan.

“Produk di pasaran sekarang mirip-mirip. Jadi pembeda utama adalah kualitas jaringan dan kecepatan penanganan gangguan. Itu yang paling dirasakan pelanggan,” tegasnya.

Dengan terus memperkuat jaringan, menjangkau daerah baru, serta memberikan layanan yang tanggap dan berkualitas, Telkom optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan positif IndiHome di Jawa Tengah hingga akhir 2025. (*)

Comments are closed.