Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Tri Hidupkan Kreativitas Pelajar Bantul Lewat “Generasi Happy Pensi

METROJATENG. COM, BANTUL – Ribuan pelajar memenuhi Pasar Seni Gabusan pada Sabtu sore, saat Tri dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menghadirkan gelaran puncak Generasi Happy Pensi. Program yang lahir untuk menyemangati pelajar agar Jadi Lebih Hebat ini kembali membuka ruang kreativitas bagi anak muda—mulai dari seni, musik, literasi digital, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI).

SMK Negeri 1 Kasihan tampil sebagai tuan rumah setelah meraih perolehan voting tertinggi di wilayah Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara. Kemenangan itu mengantarkan sekolah tersebut menjadi pusat penyelenggaraan pentas seni impian yang didukung penuh oleh Tri.

Panggung utama di Bantul dimeriahkan oleh penampilan musisi nasional Adrian Khalif, serta dua grup lokal, Kala Kita Music dan Desas Desus, yang membuat suasana Pasar Seni Gabusan semakin meriah.

Tidak hanya itu, generasi muda juga diajak mengeksplorasi dunia AI melalui sesi Academy bertema “Jadi Lebih Hebat dengan AI” bersama kreator igLEON dan Maharani Divaningtyas, Puteri Indonesia Inovasi & Teknologi 2025. Sesi ini memberikan pengalaman langsung mengenai cara memanfaatkan AI sebagai medium kreativitas di era digital.

Dorong Kompetisi Positif

“Generasi Happy adalah bentuk komitmen Tri dalam membuka peluang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk berkembang secara positif dan kreatif. Lewat edukasi AI, panggung seni, serta kompetisi voting nasional, kami ingin setiap pelajar percaya bahwa mereka punya potensi besar,” kata Fahd Yudhanegoro, Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison.

Kepala SMK Negeri 1 Kasihan, Agus Suranto, S.Pd., M.Sn, mengapresiasi kolaborasi yang dianggap memberi pengalaman belajar berbeda bagi siswanya.

“Para siswa terdorong untuk berkolaborasi, berkarya, dan memahami teknologi digital yang relevan dengan dunia mereka saat ini.” katanya.

Selain menampilkan musisi nasional, panggung Generasi Happy Pensi juga memberi ruang bagi talenta lokal, termasuk penampilan tari Nrityanata dari SMKN 1 Kasihan sebagai pemenang Generasi Happy Bintang Sekolah. Aksi mereka menjadi bukti bahwa pelajar memiliki kreativitas yang tidak kalah dari pelaku seni profesional.

Semangat kompetisi berlanjut melalui H3RO Gaming School Competition—turnamen Mobile Legends yang mempertemukan tim-tim pelajar. PL Esport dari SMA Pangudi Luhur Yogyakarta keluar sebagai juara setelah tampil konsisten dan dominan sepanjang pertandingan.

Tri juga menggandeng sejumlah mitra, di antaranya Axioo, Vidio, Mobile Legends, Viu, Blibli, Gojek, dan Mizone, demi menciptakan pengalaman belajar dan berkarya yang lebih lengkap bagi pelajar.

Pada edisi tahun ini, Tri menghadirkan Generasi Happy AI School Creation, kompetisi pembuatan konten AI bertema masa depan pendidikan, generasi AI, dan kehidupan berdampingan dengan teknologi. Karya-karya paling kreatif akan mendapatkan hadiah smartphone.

Pelajar dapat mendukung sekolahnya dengan membeli Perdana Happy mulai Rp35.000 atau Isi Ulang Happy minimal Rp20.000 dan mendaftarkan nomor Tri mereka di situs resmi Generasi Happy. Selain mendukung sekolah pilihan, pengguna juga otomatis mendapatkan perlindungan dari spam dan penipuan lewat Tri AI: Anti Spam and Scam.

Dengan jaringan lebih hemat, sinyal cepat, dan teknologi AIvolusi5G, Tri terus memperkuat komitmennya memberdayakan anak muda Indonesia melalui inovasi dan kreativitas digital. (*)

Comments are closed.