Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Aktivitas Digital Kian Padat, Indosat Perkuat Konektivitas di Jawa Tengah

METROJATENG.COM, SEMARANG – Satu rumah, banyak aktivitas digital. Ayah mengikuti rapat daring, ibu menonton siaran langsung, anak mengunduh gim, sementara anggota keluarga lainnya menikmati video streaming. Semua berlangsung bersamaan dan membutuhkan koneksi internet yang tetap lancar.

Gambaran tersebut menjadi salah satu fokus Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dalam memperkuat layanan konektivitas di Jawa Tengah. Seiring meningkatnya aktivitas digital masyarakat, perusahaan menghadirkan jaringan 5G serta beragam pilihan produk internet yang menyasar kebutuhan keluarga, anak muda, hingga pelaku usaha.

Head of Circle Java IOH, Fadh Yudhanegara, mengatakan perkembangan penggunaan internet di kalangan generasi muda menunjukkan potensi besar ekonomi digital di daerah. Semarang menjadi salah satu kota yang dinilai memiliki peluang untuk terus berkembang melalui pemanfaatan teknologi dan kreativitas anak muda.

“Pertumbuhan anak-anak muda yang mengakses internet luar biasa. Kebutuhan digital juga terus berkembang mengikuti zaman,” ujarnya pada acara media engagement di Semarang, Kamis (29/10/2026).

Menurut Fadh, internet saat ini bukan lagi sekadar sarana komunikasi. Konektivitas telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, mulai dari belajar, bekerja, menikmati hiburan, bermain gim, hingga membangun usaha berbasis digital.

Karena itu, Indosat terus melakukan penguatan jaringan di berbagai wilayah Jawa Tengah, dari Cilacap dan Brebes hingga Pekalongan. Upaya tersebut juga membutuhkan dukungan media dan kreator konten agar masyarakat semakin memahami perkembangan teknologi serta manfaatnya.

Lima Aktivitas Digital Berjalan Bersamaan

Untuk memperlihatkan kebutuhan koneksi yang semakin kompleks, Indosat menggelar demonstrasi penggunaan jaringan 5G. Dalam simulasi tersebut, sejumlah aktivitas digital dijalankan bersamaan, mulai dari menonton Netflix, mengakses TikTok, mengunduh gim berukuran besar, menjelajahi internet, hingga memainkan Mobile Legends.

Head of Region Central Java IOH, Joko Tri Wibowo, mengatakan kebutuhan koneksi yang stabil semakin penting karena masyarakat kini mengandalkan internet untuk berbagai keperluan dalam waktu bersamaan.

“Sekarang kalau di rumah, masing-masing anggota keluarga punya aktivitas digital berbeda. Ada yang menonton video, bermain gim, atau bekerja. Harapannya, semuanya bisa berjalan lancar,” kata Joko.

Ia juga menceritakan pengalamannya berkeliling ke berbagai kota di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Mobilitas pekerjaan membuatnya harus tetap terhubung dari berbagai lokasi, sehingga kualitas koneksi menjadi kebutuhan penting untuk mendukung produktivitas.

Menurut dia, penguatan jaringan harus dirasakan langsung oleh pelanggan. Karena itu, Indosat ingin menunjukkan kemampuan layanan melalui pengalaman penggunaan, bukan hanya melalui penjelasan mengenai teknologi.

Internet Rumah Tak Harus Tarik Kabel

Tak hanya jaringan seluler, Indosat juga memperkenalkan solusi internet rumah menggunakan modem yang mendukung jaringan 5G. Perangkat ini menjadi alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan koneksi internet tanpa harus menunggu pemasangan kabel.

Head of Growth Java IOH, Adiyanto Adhi Kusumo, menjelaskan perangkat tersebut dirancang agar mudah digunakan. Pelanggan cukup menghubungkannya ke sumber listrik untuk mengakses internet, dengan catatan lokasi berada dalam jangkauan jaringan yang tersedia.

“Pemasangannya mudah karena tidak perlu instalasi kabel sampai ke rumah. Perangkat cukup dicolokkan ke listrik dan bisa digunakan,” jelasnya.

Solusi tersebut tidak hanya ditujukan bagi keluarga, tetapi juga pelaku usaha kecil seperti pemilik warung dan kafe yang membutuhkan koneksi internet untuk mendukung kegiatan usaha.

Dalam pemaparan produk, Indosat menawarkan harga promo modem Rp899.000 untuk penggunaan di rumah pada lokasi tetap. Sementara perangkat dengan harga sekitar Rp1,6 juta disebut tersedia bagi pengguna yang membutuhkan fleksibilitas penggunaan di berbagai lokasi.

Indosat juga menghadirkan paket unlimited dengan tarif Rp250.000 per bulan. Paket ini ditujukan bagi pelanggan yang membutuhkan akses internet intensif untuk menunjang aktivitas seluruh anggota keluarga.

Dengan pilihan tersebut, kebutuhan internet untuk bekerja, belajar, menonton hiburan, hingga bermain gim dapat dipenuhi melalui satu koneksi rumah, sesuai ketentuan layanan yang berlaku

Untuk layanan seluler, Indosat menyediakan pilihan paket dengan kuota beragam. Dalam pemaparan, paket 50 GB ditawarkan seharga Rp100.000, sedangkan paket 150 GB dibanderol Rp200.000.

Bagi pelajar dan anak muda yang membutuhkan internet dengan anggaran lebih terbatas, tersedia pula paket 10 GB seharga Rp13.000.

Selain kuota internet, perusahaan menawarkan dukungan layanan digital, termasuk Adobe Express untuk membantu kreator konten membuat materi visual yang lebih menarik. Fasilitas ini diharapkan dapat mendukung kreativitas sekaligus membantu pelaku usaha mempromosikan produk melalui kanal digital.

Indosat juga menyediakan pilihan paket yang dapat digunakan di sejumlah negara, termasuk kawasan Asia Tenggara, sehingga pelanggan tidak selalu perlu membeli kartu lokal ketika bepergian ke luar negeri. Cakupan negara dan ketentuan pemakaian mengikuti paket yang dipilih.

Sementara itu, bagi kalangan profesional, layanan IM3 Platinum menawarkan fasilitas tambahan berupa layanan pelanggan prioritas dan kemudahan akses layanan di gerai.

Konektivitas untuk Produktivitas

Beragam produk tersebut mencerminkan upaya Indosat menjangkau kebutuhan pelanggan yang semakin beragam. Keluarga membutuhkan koneksi untuk aktivitas harian, anak muda memerlukan internet untuk belajar dan hiburan, sedangkan pelaku usaha memanfaatkannya untuk memperluas pasar.

Bagi Indosat, tantangannya bukan hanya menghadirkan jaringan, tetapi juga memastikan layanan tersebut relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Di tengah pertumbuhan aktivitas digital, konektivitas yang mudah diakses dan sesuai kemampuan pelanggan menjadi salah satu faktor penting untuk mendorong produktivitas sekaligus membuka peluang ekonomi baru di Jawa Tengah. (*)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.