Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Pemkot Pekalongan Perketat Pengawasan Program Makanan Bergizi Gratis

METROJATENG.COM, KOTA PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan memastikan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) berjalan aman, higienis, dan sesuai sasaran. Komitmen ini ditegaskan lewat kegiatan monitoring Satgas Pengawasan MBG ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara berkala, salah satunya adalah SPPG Sapuro Kebulen.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pekalongan, Sugiyo, mengatakan pengawasan rutin dilakukan agar kasus-kasus keracunan atau persoalan pangan yang sempat terjadi di daerah lain tidak terulang di Pekalongan.

“Tujuan utama MBG adalah melindungi anak-anak sekolah. Pengawasan ketat ini kami lakukan agar program berjalan lancar tanpa menimbulkan masalah,” tegasnya.

Dalam pengecekan, tim menilai kondisi fisik dapur sudah bersih dan higienis, sementara bahan kering dinilai berkualitas baik. Namun, bahan segar seperti sayur dan buah tetap diambil sampelnya untuk diuji laboratorium, guna memastikan bebas dari pestisida, pengawet, maupun zat berbahaya lainnya.

Lili Sulistyawati dari Dinas Pertanian dan Pangan menambahkan, pihaknya juga memberikan edukasi kepada pengelola dapur agar lebih teliti memilih bahan baku. Selain itu, ia mendorong penggunaan produk lokal.

“Kota Pekalongan ini produsen ikan. Bahan lokal bisa dimanfaatkan supaya biaya lebih efisien, kualitas gizi terjaga, dan program lebih berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pemkot menekankan pentingnya standar kelayakan, mulai dari sertifikasi halal hingga pemenuhan standar lingkungan kesehatan, agar kualitas makanan benar-benar terjamin.

Dengan pengawasan berlapis serta sinergi lintas dinas, Pemkot Pekalongan menargetkan MBG tidak hanya sekadar terlaksana, tetapi juga bisa menjadi model penyelenggaraan yang aman, bergizi, dan berstandar tinggi bagi daerah lain

Comments are closed.