Iqbal Romzi Dorong Sekolah Rakyat Jadi Model Pendidikan Bermutu untuk Warga Kurang Mampu
METROJATENG.COM, JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI, Mohd Iqbal Romzi, menegaskan pentingnya menyetarakan kualitas lulusan Sekolah Rakyat dengan fasilitas pendidikan yang telah tersedia. Menurutnya, Sekolah Rakyat berpotensi menjadi model pendidikan bermutu bagi masyarakat kurang mampu jika dibarengi dengan penguatan kualitas SDM dan kurikulum.
“Dari kunjungan kami ke beberapa sentra Sekolah Rakyat, fasilitasnya sudah tergolong layak. Tapi tentu saja, mutu pendidikan dan kualitas lulusannya juga harus terus ditingkatkan,” ujar Iqbal.
Politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menekankan, investasi negara dalam fasilitas pendidikan harus dibarengi dengan pembangunan karakter, akademik, dan keterampilan siswa secara menyeluruh.
“Pendidikan bermutu adalah fondasi kemajuan bangsa. Dan semua itu harus dimulai dari sekolah-sekolah yang melayani kelompok masyarakat bawah,” katanya.
Iqbal juga menyoroti peran penting negara dalam menghadirkan keadilan sosial melalui akses pendidikan yang inklusif. Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat merupakan bukti nyata keberpihakan negara kepada masyarakat tidak mampu.
“Sekolah ini harus menjadi role model. Negara harus menunjukkan bahwa pendidikan berkualitas bukan hanya untuk yang mampu, tapi juga untuk mereka yang terpinggirkan. Ini soal harga diri dan martabat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Iqbal mengajak semua pihak untuk mengubah stigma bahwa Sekolah Rakyat hanya diperuntukkan bagi keluarga miskin. Ia berharap kualitas pendidikan yang ditawarkan dapat membalik narasi tersebut menjadi sesuatu yang membanggakan.
“Ya, memang awalnya ditujukan untuk kelompok kurang mampu. Tapi prinsipnya harus tetap: pendidikan bermutu untuk semua. Ini juga bentuk perhatian bagi mereka yang kerap tersisih dari sistem, termasuk mereka yang menikah dini karena tekanan ekonomi,” jelasnya.
Sebagai wakil rakyat, Iqbal menyampaikan harapannya agar pendidikan menjadi pintu utama bagi masyarakat kurang mampu untuk keluar dari belenggu kemiskinan.
“Tidak ada cara yang lebih efektif untuk mengangkat martabat sebuah bangsa selain melalui pendidikan yang unggul,” pungkasnya.
Comments are closed.