Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

17 Ruas Jalan Diperbaiki, Kondisi Jalan di Banyumas Terus Ditingkatkan

BERITA ADVETORIAL

METROJATENG.COM, PURWOKERTO – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas tak henti-hentinya berkomitmen untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan demi kenyamanan dan keselamatan warga. Saat ini, terdapat 17 paket perbaikan jalan yang telah terjadwal dan dipastikan rampung hingga Juli 2025.

Sekretaris DPU Kabupaten Banyumas, Khelmy Tibyani ST.MT menjelaskan bahwa 6 dari 17 ruas jalan yang direncanakan telah mulai dikerjakan. Sedangkan 11 ruas jalan sisanya akan segera direalisasikan dalam waktu dekat. Semua pekerjaan ini didanai dari anggaran APBD induk 2025, dengan target penyelesaian maksimal pada bulan Juli.

“Kami menargetkan perbaikan 17 ruas jalan ini selesai sebelum Agustus 2025, dengan total anggaran sebesar Rp 12.297.741.000 untuk memperbaiki jalan sepanjang 9,663 km,” kata Khelmy, dalam perbincangan bersama Metrojateng.com,  Senin (28/4/2025).

Ruas-ruas jalan yang telah mulai dikerjakan antara lain:

  • Ruas Jalan Kebasen – Sawangan (0,295 km)

  • Ruas Jalan Kedondong – Ledug (0,558 km)

  • Ruas Jalan Sangkalputung – Kalibagor (0,784 km)

  • Ruas Jalan Karangcegak – Silado (1,670 km)

  • Ruas Jalan Tambaksogra – Ciberem (1,110 km)

  • Ruas Jalan Onderan (0,393 km)

Sedangkan 11 ruas jalan lainnya, antara lain berlokasi di Jalan Kotayasa – Limpakuwus Kecamatan Sumbang, Jalan Karangtengah – Gununglurah Kecamatan Cilongok, Jalan Kembaran – Karangtengah Kecamatan Kembaran, Jalan Sirau – Karangjati Kecamatan Kemranjen, Jalan Sirau – Sibalung Kecamatan Kemranjen, Jalan Banjarparakan – Tipar Kecamatan Ramalo, Jalan Klahang – Karangtengah Kecamatan Kembaran, Jalan Kedunggede – Paningkaban Kecamatan Lumbir, Jalan Tumiyang – Menggala Kecamatan Pekuncen, Jalan Tinggarjaya – Kaligusur Kecamatan Jatilawang dan Jalan Ciberung – Kracak Kecamatan Pekuncen.

Caption Foto : Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas, Khelmy Tibyani ST.MT. (Foto : Hermiana).

 

Peningkatan Kondisi Jalan

Lebih lanjut Khelmy memaparkan, kondisi jalan ada 4 kategori, yaitu baik, sedang, rusak ringan dan rusak berat. Sampai dengan akhir Tahun 2024 lalu, kondisi kemantapan jalan di Kabupaten Banyumas 72%, artinya 72% jalan-jalan di Banyumas dalam kondisi baik dan sedang. Sedangkan sisanya sebanyak 28% dalam kondisi rusak ringan dan rusak berat.

 “Total ada 1.315 Km jalan, dari jumlah tersebut sebanyak 368,2 Km jalan dalam kondisi rusak ringan dan berat, atau tidak mantap. Sementara kita juga mempunyai 72% ruas jalan yang kondisinya mantap, tetapi tetap memerlukan pemeliharaan, untuk mempertahankan status kemantapan jalan,” ungkap Khelmy.

Untuk kebutuhan pemeliharaan rutin jalan, setidaknya dibutuhkan anggaran kisaran Rp 30 miliar dalam satu tahun. Dan untuk peningkatan jalan-jalan yang dalam kondisi rusak ringan dan berat, dibutuhkan sekitar Rp 1,1 triliun, dengan perhitungan anggaran Rp 3 miliar per Km jalan.

“Tahun 2025 ini, di anggaran induk, kita tidak mendapatkan bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) ataupun Bantuan Gubernur (Bangub), sehingga perbaikan jalan murni dari APBD. Karena itu, harus ada skala prioritas,” tuturnya.

Komitmen Bupati Banyumas

Di tengah keterbatasan anggaran, lanjut Khelmy, komitmen Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono terhadap kondisi jalan menjadi angin segar. Dimana Sadewo menambahkan anggaran hingga Rp 5 miliar untuk perbaikan jalan.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk mengeksekusi berbagai keluhan jalan rusak dari masyarakat Banyumas. Sebagimana diketahui, di Lapak Aduan, sejak bulan Januari lalu keluhan tentang jalan rusak sudah lebih dari 1.250 yang masuk.

“Kita selalu upayakan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat, dari 1.250 keluhan jalan rusak yang masuk di Lapak Aduan, sudah kita petakan dan ada sekitar 250 ruas jalan yang menjadi keluhan, dari total ruas jalan kita ada 600,” tuturnya.

Tak hanya gerak cepat DPU dalam menangani keluhan jalan rusak, kualitas penanganan penambalan jalan juga ditingkatkan sesuai prosedur penanganan jalan rusak dan penambalan menggunakan hotmix.

Comments are closed.