Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

BI  Bangkitkan Learning Center Baput di Tegal

Ganjar; Semoga Jadi Pusat Perbenihan, Agar Kita Mandiri

0 69

METROJATENG.COM, SEMARANG  – Produksi bawang putih di Jawa Tengah pernah berjaya di tahun 1980-an, tepatnya di Kabupaten Tegal. Cerita kejayaan ini coba dibangkitkan kembali oleh Bank Indonesia dengan keberadaan learning center.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jateng Rahmat Dwisaputra  mengatakan, keberadaan Learning Center bawang putih (Baput) akan sangat membantu para petani. Mengingat sebelumnya Jateng , khususnya Tegal dikenal sebagai penghasil Baput terbesar di Jateng di era tahun 1980-an.

“Kami ingin membangkitkan kejayaan tersebut dengan membuat Learning Center Baput  Selain itu diharapkan juga dapat dihasilkan bibit-bibit Baput berkualitas, dan ini menjadi PR Learning Center Baput “jelas Rahmat Dwisaputra usai acaraForum Perumusan Analisis dan Rekomendasi Kebijakan Jawa Tengah (Forum Pusaka Jateng), Rabu (3/8).

Sementara itu Gubernur jateng GGanjar Pranowo menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya bawang putih hingga kini masih menjadi komoditas impor tertinggi. Padahal di Jawa Tengah terbukti memiliki sejarah kejayaan bawang putih.

“Maka ketika presiden memerintahkan agar kita punya ketahanan pangan khususnya yang di bawang putih kita dorong, nah kita kerjasama dengan BI,” ujar Ganjar.

Dalam pertemuan itu, Ganjar diundang untuk meresmikan learning center bawang putih di Kabupaten Tegal. Pusat pendidikan ini dilatarbelakangi perjalanan panjang para petani di Kabupaten Tegal.

“Orang yang dulu sempat bisnisnya bangkrut, para petani kemudian kembali dan memulai lagi sekarang sudah terlihat hasilnya bagus,” kata Ganjar.

Salah satu buktinya adalah para petani di sana mampu swadaya mendirikan Masjid Bawang. Bahkan belasan petani bisa berangkat haji.

“Artinya bawang putih pernah berjaya, ada di Jawa Tengah, ada di sekitar Tegal di Guci sana, dan ini bisa kita hidupkan kembali,” katanya.

Ganjar berharap, ke depan learning center bawang putih ini bisa direplikasi daerah lain. Mantan anggota DPR RI ini juga menginginkan learning center itu bisa jadi pusat perbenihan khusus bawang putih.

“Mudah-mudahan ini juga bisa didorong menjadi pusat perbenihan khusus bawang putih sehingga kita bisa suplai ke mana pun agar makin mandiri,” tandasnya.

Adapun rintisan learning centre bawang putih merupakan kolaborasi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal yang telah membangun fasilitas learning centre berupa gedung bangsal belajar dan greenhouse senilai Rp 367 juta melalui anggaran Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) tahun 2021.

Sedangkan pada 2022 Kantor Perwakilan Bank Indonesia akan membantu penataan infrastruktur lingkungan dan sarana sarana pembelajaran sebesar Rp 300 juta.

Learning centre yang akan diresmikan pada awal Agustus 2022 selanjutnya akan dikelola oleh Kelompok Tani Berkah Tani Tuwel dibawah binaan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tegal. (tya)

Leave A Reply

Your email address will not be published.