Program JKN Hadirkan Rasa Aman bagi Pensiunan PNS Nikmati Hari Tua Sehat
METROJATENG COM, DEMAK – Setelah lebih dari satu dekade hadir, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus menjadi penopang utama masyarakat Indonesia dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang adil dan berkualitas. Melalui berbagai inovasi, BPJS Kesehatan terus berupaya memberikan kemudahan bagi peserta, mulai dari kemudahan administrasi hingga peningkatan mutu layanan di fasilitas kesehatan.
Bagi Sri Mulyanti (63), pensiunan pegawai negeri sipil asal Pucang Gading, Mranggen, Kabupaten Demak, kehadiran JKN bukan sekadar program, melainkan bentuk perlindungan nyata yang memberi ketenangan di masa tuanya.
“Saya sudah menjadi peserta sejak masih ASKES, jadi ketika terkena penyakit jantung, saya merasa sangat bersyukur sudah terdaftar sejak dulu. Tidak khawatir soal biaya, tinggal fokus berobat saja,” ungkapnya saat ditemui di RS KRMT Wongsonegoro Semarang (RSWN).
Perjalanan Sri Mulyanti mengenal penyakit jantungnya bermula sekitar empat tahun lalu, ketika ia mulai sering merasakan nyeri dada dan sesak napas. Setelah menjalani pemeriksaan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), hasil laboratorium menunjukkan kadar kolesterolnya mencapai angka 300 mg/dL, yang menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah jantung.
“Saya kaget waktu dokter bilang kolesterol saya tinggi sekali. Akhirnya saya dirujuk ke RSWN untuk pemeriksaan lebih lanjut ke spesialis jantung,” ujarnya.
Beruntung, penyakitnya terdeteksi sejak dini sehingga tidak sampai membutuhkan tindakan rawat inap atau operasi. Selama beberapa tahun terakhir, ia hanya menjalani kontrol rutin dan pengobatan jalan.
“Saya bersyukur belum pernah harus dirawat inap. Sekarang saya rutin kontrol, minum obat, dan berusaha menjaga pola makan. Mungkin dulu karena kurang olahraga dan makan sembarangan, sekarang saya lebih hati-hati,” tutur Sri Mulyanti.
Sebagai peserta JKN, ia mengaku sangat merasakan kemudahan dan kenyamanan saat mengakses layanan kesehatan. Mulai dari proses administrasi, pelayanan dokter, hingga ketersediaan obat, semuanya berjalan lancar dan memuaskan.
“Dokternya ramah, pelayanan cepat, dan obatnya lengkap. Semua biaya juga sudah ditanggung BPJS Kesehatan, jadi saya bisa berobat tanpa beban,” katanya.
Kini kondisinya berangsur membaik. Nyeri dada sudah jarang dirasakan, dan ia lebih disiplin menjalani hidup sehat. Ia menyebut semangat untuk tetap aktif dan patuh pada anjuran dokter menjadi kunci untuk menikmati masa pensiunnya dengan tenang.
“Kalau tidak ada BPJS Kesehatan, mungkin saya akan kesulitan menanggung biaya pengobatan sendiri. Program ini benar-benar membantu masyarakat seperti saya, apalagi di usia tua,” ujarnya penuh rasa syukur.
Menutup perbincangan, Sri Mulyanti berharap BPJS Kesehatan terus berinovasi dan memperluas manfaat Program JKN agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati layanan kesehatan tanpa rasa cemas.
“Semoga program ini terus ada dan semakin baik pelayanannya. Karena JKN ini bukan hanya tentang kesehatan, tapi juga tentang harapan untuk hidup tenang di masa depan,” pungkasnya. (*)
Comments are closed.