Fokus Bangun Jalan, Bupati Pekalongan Pastikan Infrastruktur Jadi Prioritas Utama
METROJATENG.COM, PEKALONGAN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, menegaskan kembali bahwa pembangunan infrastruktur jalan akan tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, selain pendidikan dan kesehatan, jalan yang aman dan layak adalah kebutuhan dasar masyarakat yang tidak bisa ditunda.
“Jalan, pendidikan, dan kesehatan adalah tiga kebutuhan pokok yang harus kita penuhi. Meski APBD terbatas, perbaikan jalan tetap harus didahulukan, terutama ruas-ruas yang rawan kecelakaan dan menjadi jalur utama warga setiap hari,” ungkap Fadia.
Data terbaru menunjukkan, dari total panjang jalan kabupaten sekitar 632 kilometer, tingkat kemantapan baru mencapai 74–78 persen. Artinya, ada sekitar 22 persen jalan yang masih rusak. Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi Pemkab Pekalongan dalam upaya pemerataan pembangunan.
Sebagai langkah cepat, pemerintah kabupaten telah mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk memperbaiki total ruas jalan Krandon. Jalan tersebut akan dibeton agar lebih kuat dan tahan lama, mengingat tingginya volume kendaraan dan kondisi geografis wilayah tersebut.
“Memang kita ingin semua jalan segera mulus. Tapi dengan kondisi anggaran yang ada, perbaikan harus bertahap. Fokus kita pada jalur vital agar manfaatnya langsung terasa bagi masyarakat,” tambah Fadia.
Tak hanya mengandalkan APBD, Fadia bersama jajaran pemkab juga aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk mendapatkan tambahan dukungan dana. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas pihak, mulai dari DPRD hingga OPD, agar target penuntasan jalan rusak bisa tercapai lebih cepat.
“Kalau hanya mengandalkan APBD, tentu sulit. Kita butuh sinergi semua pihak agar perbaikan infrastruktur bisa merata dan dinikmati seluruh masyarakat Pekalongan,” tegasnya.
Comments are closed.