Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

SPPG Tanjungan Stop Sementara, Imbas Kasus Keracunan di SMPN 1 Kragan

METROJATENG.COM, REMBANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kragan terganggu setelah insiden keracunan yang menimpa sejumlah siswa SMPN 1 Kragan. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjungan yang menjadi penyalur program itu resmi menghentikan operasionalnya untuk sementara waktu.

Penghentian ini dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Keputusan tersebut disebut sebagai bentuk teguran sekaligus tindak lanjut dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Kepala SMPN 1 Kragan, Dahlan Slamet, mengonfirmasi informasi itu. Ia menyebut pihak sekolah menerima pesan resmi dari dapur SPPG Tanjungan tentang penghentian operasional tersebut.

“Dalam pesannya, pihak SPPG menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan dapur dihentikan sementara untuk evaluasi, sampai suasana kondusif kembali,” ujarnya.

Bupati Rembang, Harno, menekankan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) di seluruh dapur SPPG. Menurutnya, penghentian sementara di Tanjungan akan menjadi momentum evaluasi agar program MBG semakin baik.
“Ini program baru, wajar kalau ada kekurangan. Yang penting, setiap kekurangan harus segera dibenahi. Nantinya juga akan ada pembinaan,” kata Harno.

Hingga kini, belum dipastikan kapan SPPG Tanjungan kembali beroperasi. Sementara itu, pemerintah daerah menjamin evaluasi menyeluruh akan dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang dan program makan bergizi tetap berjalan sesuai tujuan awalnya: menyehatkan siswa, bukan sebaliknya.

Comments are closed.