Seorang Ibu Nekat Bunuh Anak Kandung dan Coba Bunuh Diri
METROJATENG.COM, SEMARANG – Kay Almair Jamail Dano, balita 3 tahun 7 bulan tewas dibunuh ibu kandungnya sendiri.. Kay dihabisi dengan cara keji dibekap pakai bantal oleh ibu kandung sendiri Rizka (34) ,Selasa( 10/5) siang di kamar hotel kawasan jalan S. Parman, Gajahmungkur, Semarang.
Rizka warga Perum Payung Asri Regency, Pudakpayung Banyumanik, Semarang setelah menghabisi nyawa anaknya berniat menghabisi nyawa sendiri . Namun, usaha menhindari tanggung jawab atas kematian buah hatinya sendiri dengan cara menenggak
sabun cair dan air sabun serta menjerat lehernya sendiri dengan menggunakan handuk telah gagal.
Ia, yang sempat tidak sadarkan diri setelah menjalani perawatan di RS Elisabeth Semarang oleh aparat kepolisian digelandang ke Mapolrestabes Semarang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Kapolrestabes Semarang Kimbes Pol Irwan Anwar menjelas terbongkarnta peristiwa tragis seorang ibu muda mencoba bunuh diri setelah membunuh anaknya dari laporan pihak hotel. Berdasarkan laporan itu, Resmob Sat Reskrim Polrestabes Semarang terus mendatangi lokasi kejadian dan RS Elisabeth.
Mengenai latar belakang peristiwa mengenaskan itu , menurut Kapolrestabes yang didampingi Kasat Reskrimnya, AKBP Dony Lombantoruan persoalan keluarga.
Irwan Anwar menjelaskan seminggu sebelum terjadi peristiwa tragis menimpa bocah tidak berdosa Kay, sang ibu bertengkar dengan suaminya, Sagita Noval R(38) Alamat yang tingggal di jalan Kemiri Sukomulyo Kaliwungu Kendal. Pertengkaran suami istri yang dikaruniai seorang anak terkait masalah uang tabungan.
Tersangka menggunakan uang dengan jumlah cukup besar tanpa sepengetahuan dan izin dari suami. Uang tabungan Rp 39 juta diambil Rp 38 juta untuk membayar pinjaman on line.
” Tahun lalu KTP saya dipinjam rekan untuk meminjam uang Rp 12 juta dipinjol. Saya menanggung beserta bunganya mencapai Rp 38 juta”, aku tersangka Rizka yang didatangkan pada gelar kasus.
Setelah keributan tersebut, tersangka merasa malu dan takut, dimarahi oleh suaminya,lalu ia pergi dari rumah mengajak anaknya Kay pada Senin 9 Mei 2022. Tersangka dan korban menginap di salah satu hotel di jalan S. Parman Gajahmungkur Semarang.
Pada malam hari tersangka dihantui perasaan gelisah. Tidak bisa tidur. , Kemudian, tersangka mencari info/berita tentang bunuh diri dengan anak melalui internet. Pada saat itulah tersangka mempunyai niat untuk membunuh korban dan bunuh diri. i
Sang harinya, Selasa( 10/5) sekitar jam 12.00 tersangka membekap wajah anaknya, Kay yang lelap tidur sambil pegangan mainan mobil mobiilan dengan menggunakan bantal hotel. Anak balita itu dibekap cuma bisa meronta.
Sang ibu yang seperti kerasukan setan terus menekan bantal ke wajah korban dengan keras sampai korban lemas dan tidak bergerak. Setelah korban tidak bergerak, Sang ibu membuka bekapan dan melihat mulut mungil anaknya mengeluarkan darah .
Tersangka mengelap noda darah tersebut. . Kemudian tersangka mencoba bunuh diri dengan meminum sabun cair dan air sabun lalu menjerat lehernya sendiri dengan menggunakan handuk hingga lemas.
Tersangka gagal bunuh diri. Selanjutnya tersangka yang ditemukan petugas hotel dalam keadaan tidak sadar terus dibawa ke RS Elisabeth untuk menjalani perawatan. Kasus ibu mencoba bunuh diri setelah menghabisi nyawa ibunya masih didalami untuk dikembangkan. (tya)
Comments are closed.