Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

IPW Apresiasi Kapolri Atas Penghargaan yang Diberikan Kepada Calon Bintara Korban Begal

METROJATENG.COM, JAKARTA – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso mengapresiasi kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas pemberian penghargaan kepada calon siswa bintara korban begal. Menurutnya, hal tersut menunjukan sisi kemanusian Kapolri yang mengemuka.

Hal itu diungkapkan setelah adanya kabar Kapolri akan memberikan penghargaan khusus kepada Satrio Mukhti, casis bintara Polri yang menjadi korban begal di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

“Aspek kemanusiaan Kapolri sangat kuat dalam meloloskan Satrio Mukhti, calon siswa bintara Polri yang menjadi korbna begal. Langkah Kapolri sesuai dengan prinsip BETAH atau bersih, transparan dan humanis, dalam rekrutmen Polri”, kata Sugeng.

Sebagaimana diketahui, Satrio akan diterima sebagi anggota Polri dengan kuota disabilitas. Sugeng menilai Kapolri memiliki hak prerogatif untuk memberikan penghargaan itu kepada Satrio. Ia pun berharap Satrio Mukhti bisa lolos semua tahap seleksi masuk Polri. Terlebih Satrio dinilai memiliki fisik yang mumpuni untuk menjadi anggota Polri.

“Kuota disabilitas adalah prerogatif Kapolri, jadi hal itu memiliki dasar legitimasi. IPW berharap juga pemeriksaan fisik dan psikologi calon siswa Satrio memenuhi syarat. Dari sisi spirit, Satrio terlihat sangat kuat untuk menjadi polisi mengayomi masyarakat dan juga dia dari keluarga sederhana”, terangnya.

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, bahwa Kapolri menaruh perhatian terhadap peristiwa yang dialami calon siswa Satrio Mukhti. Kapolri ingin agar Satrio tetap melanjutkan langkahnya menuju cita-cita menjadi polisi.

“Bapak Kapolri prihatin dengan kejadian yang dialami casis tersebut. Selain itu, Bapak Kapolri bangga atas keberanian casis tersebut melawan komplotan begal. Kami dengar casis tersebut tetap semangat ingin mengikuti rekrutmen”, ungkapnya.

Comments are closed.