Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Stok LPG 3 Kg di Jawa Tengah Dipastikan Aman

Tim Pertamina Lakukan Sidak, Pangkalan Terapkan Pembelian LPG 3 Kg Harus Pakai KTP

 

METROJATENG.COM, SEMARANG — PT Pertamina Patra Niaga  Regional Jawa Bagian Tengah memastikan stok LPG  3 Kg di Jawa Tengah Aman. Hal ini teriungkap dlam inspeksi mendadak ke beberapa pangklan di kota Semarang dan di daerah lainnya di Jateng dan DIU, Jumat (28/7/2023)..

Inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah agen dan pangkalan liquefied petroleum gas (LPG) subsidi 3 kg dilakukan di pangkalan jalan Suyudono nomor 190, Kelurahan Barusari milik Ninik dan pangkalan LPG di jalan Tambak Boyo Raya nomor 20, Kota Semarang, milik Sunarto.

Ninik, pemilik pangkalan LPG 3 kg di Jalan Suyudono no 190, mengatakan  pasokan LPG subsidi di tempatnya selalu tersedia. Setiap pekannya akan dikirim 4 kali dan per pengiriman akan diberikan 100 tabung. Harga jual baik untuk rumah tangga maupun UKM sama yakni Rp 15.500 pertabung.

“Konsumen yang membeli , harus membawa KTP, baik itu rumah tangga maupun UKM. Khusus rumah tangga hanya diizinkan membeli satu tabung sedangkan untuk UKM 2 tabung,” jelas Ninik.

Dijelaskan pembelian harus menunjukan KTP untuk pendataan, sehingga  jelas berapa tabung yang dibelinya setiap minggu. Bagi konsumen yang tidak membawa KTP tentunya tidak akan dilayani.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Sunarto, pemilik pangkalan di jalan Tambakboyo no 20. Setiap harinya ia menerima 100 – 120 tabung yang dikirimkan oleh pertamina.

“Pembeli di wilayah Tambak Boyo selalu mematuhi aturan yang ditetapkan. Mereka membeli dengan harga Rp 15.500 pertbung,” jelas Sunarto.

“Pembeli yang datang rumah tangga ada, umkm dan penjual kucingan atau dagangan lain juga ada. Sesuai aturan rumah tangga 1 dan UMKM 2,” pungkasnya.

Tunjukan KTP Setiap pembeliAN LPG subsidi konsumen harus menunjukan KTP. (tya)

Senior Supervisor Communication and Relations Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Marthia Mulia Asri mengatakan, dari sidak dilakukan serentak di Jawa Tengah dengan mendatangi beberapa agen dan pangkalan untuk diambil sampel.

Hasil sidak   pasokan LPG 3 kg atau yang biasa disebut gas melon aman. Stok LPG 3 kg melimpah. Menurut Marthia  distribusi LPG 3 kg  ke 669 agen dan 50.242 pangkalan lancar dan sangat cukup.

Marthia menyampaikan, apa yang dikatakan Ninik maupun Sunarto , setiap pembelian LG subsidi harus membawa KTP Ini penting karena untuk untuk memastikan penyaluran LPG subsidi 3 kg tepat sasaran. Setiap pembelian LPG subsidi  oleh penjual  akan  dicatat oleh penjual melalui aplikasi MyPertamina.

“Proses pendataan sudah dimulai sejak 1 Maret 2023 masih berjalan hingga sekarang. Saat ini sudah 96 persen agen dan pangkalan di Jateng – DIY sudah siap menggunakan aplikasi microset ini, 60 persen transaksi sudah menggunakan  aplikasi ini, diharapkan dapat membantu melihat pengguna atau KPM penerimanya tepat sasaran,” jelasnya.

SSementara itu ales Branch Manager Rayon I Pertamina Semarang, Agung Kaharesa Wijaya mengatakan, permintaan LPG subsidi 3 kg di Semarang per hari mencapai 86.320 tabung dan saat ini masih normal tidak ada peningkatan.Untuk jumlah pangkalan di Jateng-DIY tercatat 58.000.

Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility Regional Jawa Bagian Tengah Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho menaambahkan , sidak ini bertujuan untuk mengetahui kondisi LPG yang ada di lapangan. 

“Hari ini (28/07) kami baru saja melakukan sidak ke 46 pangkalan yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Dari sidak yang dilakukan, kami menemukan kondisi pangkalan yang 100 persen kondusif dan aman untuk penyaluran LPG termasuk yang bersubsidi,” ujarnya. (tya)

 

 

Comments are closed.