REI Jateng Bidik Peluang Bisnis Properti Lewat Turnamen Golf
METROJATENG.COM, SEMARANG – Membangun bisnis properti tak cukup hanya mengandalkan proyek dan modal. Akses pembiayaan, jaringan pemasok, serta kepercayaan antarpelaku usaha juga menjadi faktor penting. Untuk memperkuat jejaring tersebut, DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah mempertemukan pengembang dan mitra bisnis melalui turnamen golf.
Bertajuk REI Propertinomic Golf Tournament, kegiatan di Black Eagle Golf Semarang, Sabtu (10/10/2026), ini diikuti sekitar 120 peserta dari berbagai daerah, mulai Sulawesi, Sumatera Selatan, Jakarta hingga Jawa Timur.
Turnamen tersebut menjadi ruang bagi pengembang untuk membangun komunikasi dengan perbankan, pemasok material bangunan, dan pemangku kepentingan lainnya. Di balik persaingan di lapangan, REI Jateng membidik peluang kolaborasi yang dapat mendukung pengembangan usaha properti.
Ketua DPD REI Jawa Tengah, Harmawan Mardiyanto, mengatakan golf memiliki keunggulan sebagai sarana membangun relasi karena memberi waktu bagi peserta untuk berinteraksi lebih dekat selama permainan.
“Di lapangan golf, permainan berlangsung sampai 18 hole. Sambil menunggu giliran memukul bola, peserta bisa mengobrol dan saling mengenal. Dari perkenalan itu, harapannya bisa berlanjut menjadi kerja sama,” kata Harmawan.
Menurut dia, hubungan dengan mitra usaha memiliki arti strategis bagi pengembang. Komunikasi yang terjalin dengan perbankan dapat membuka peluang pembicaraan mengenai pembiayaan. Sementara hubungan dengan pemasok material bisa membantu pengembang memenuhi kebutuhan konstruksi dengan lebih kompetitif.
Namun, Harmawan menegaskan, kerja sama bisnis tidak selalu bisa dibangun melalui pertemuan formal atau langsung menghasilkan transaksi. Kepercayaan dan kecocokan antarpelaku usaha perlu dibangun terlebih dahulu.
“Yang terpenting adalah membangun chemistry terlebih dahulu. Kalau hubungan dan komunikasi sudah terjalin dengan baik, peluang kerja sama akan lebih terbuka,” ujarnya.
Ketua Panitia, Dibya K. Hidayat, mengatakan turnamen ini terbuka untuk umum, meski peserta dari luar kota didominasi anggota REI. Kehadiran peserta lintas daerah diharapkan memperluas jaringan sekaligus membuka kesempatan membangun hubungan bisnis di luar wilayah masing-masing.
Berbeda dari turnamen golf pada umumnya, penyelenggaraan perdana ini juga memperebutkan dua piala bergilir, yakni Piala Ketua Umum DPP REI dan Piala Ketua DPD REI Jawa Tengah.
Dibya berharap, turnamen tersebut berkembang menjadi agenda berkelanjutan yang dapat digelar oleh DPD REI di berbagai daerah. Piala Ketua Umum DPP REI diharapkan diperebutkan secara bergantian oleh pengurus daerah di seluruh Indonesia.
Sementara itu, Piala Ketua DPD REI Jawa Tengah direncanakan menjadi agenda tahunan untuk menjaga kesinambungan pertemuan antara pengembang dan mitra usaha.
“Kami berharap kegiatan ini bisa berlanjut dan diselenggarakan oleh DPD lain. Khusus piala bergilir Ketua DPD REI Jawa Tengah, insyaallah akan kami adakan setiap tahun,” kata Dibya.
Melalui turnamen ini, REI Jateng ingin menjadikan jejaring bisnis sebagai salah satu modal penting bagi pengembang. Sebab, di tengah kebutuhan pengembangan proyek yang melibatkan banyak pihak, relasi yang kuat dapat menjadi awal terbukanya peluang kerja sama baru di sektor properti. *)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.