Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

PLN Siagakan Kelistrikan 24 Jam untuk MTQ Nasional XXXI di Semarang

 

METROJATENG.COM, SEMARANG – Ribuan kafilah dari seluruh Indonesia akan berkumpul di Kota Semarang dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tanpa gangguan listrik, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah menyiagakan sistem kelistrikan dan personel selama 24 jam.

Sebanyak 2.242 kafilah dari 38 provinsi akan mengikuti MTQ Nasional XXXI yang digelar di 13 venue di Kota Semarang. Sementara itu, pembukaan dan penutupan kegiatan dipusatkan di Lapangan Pancasila Simpang Lima.

General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, mengatakan kesiapan kelistrikan menjadi salah satu aspek penting untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

“Berbagai langkah pengamanan telah kami siapkan, mulai dari penguatan keandalan jaringan, kesiapan peralatan pendukung, hingga penyiagaan personel di venue utama pelaksanaan MTQ dan lokasi penunjang lainnya seperti bandara, tempat menginap, dan lain sebagainya,” kata Bramantyo.

Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan, PLN mengerahkan 35 personel Tim Teknik, 8 personel Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), 45 personel Tim Pelayanan Teknik (Yantek), serta 24 personel dari mitra kerja.

Tak hanya personel, sejumlah peralatan pendukung juga disiapkan untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama MTQ berlangsung.

PLN menempatkan 15 kendaraan roda empat, 12 kendaraan roda dua, tiga unit crane, 15 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), satu unit Gardu Bergerak (UGB), serta satu unit genset di lokasi kegiatan. Seluruh peralatan tersebut dipastikan dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu.

Persiapan pengamanan bahkan telah dilakukan sejak awal September. Salah satunya melalui Apel Kolaborasi PDKB, sebagai bagian dari upaya memastikan pekerjaan pemeliharaan jaringan dapat dilakukan tanpa harus memadamkan listrik.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat kebutuhan listrik di lokasi kegiatan harus tetap terjaga, sementara keandalan jaringan juga harus dipastikan selama ribuan peserta, panitia, dan masyarakat mengikuti rangkaian MTQ Nasional.

PLN menetapkan periode siaga mulai 11 hingga 20 September 2026. Selama masa tersebut, posko siaga beroperasi selama 24 jam dengan pemantauan kondisi kelistrikan secara real time.

Koordinasi juga dilakukan secara intensif dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI/Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi yang berpotensi mengganggu kelancaran pasokan listrik.

Selain memastikan kesiapan internal, PLN juga mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan infrastruktur kelistrikan selama MTQ Nasional berlangsung.

Masyarakat yang menemukan potensi gangguan kelistrikan dapat segera melaporkannya melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123.

Dengan dukungan personel, peralatan, posko siaga, dan koordinasi lintas instansi tersebut, PLN memastikan sistem kelistrikan Jawa Tengah, khususnya di Kota Semarang, siap menopang penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir. (*)

Comments are closed.