Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

1.000 UMKM di Kota Semarang Mendapat Kemasan Gratis

0 467

METROJATENG.COM – Pemerintah Kota Semarang terus melakukan upaya penguatan ekonomi melalui peningkatan kapasitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Tahun ini ada 1.000 UMKM yang akan mendapatkan fasilitas kemasan gratis setelah tahun sebelumnya juga sudah ada 200 UMKM.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan pentingnya memfasilitasi kemasan gratis untuk UMKM. Pasalnya dengan kemasan yang baik maka diharapkan UMKM dapat memiliki nilai tambah dalam menjual produknya.

“Pada dasarnya Pemkot Semarang melalui Dinkop UMKM memberikan pelatihan untuk sedulur-sedulur UMKM bisa memahami, bahwa desain kemasan sangat berpengaruh dalam meningkatkan penjualan,” terang Hendi, sapaan akrabnya saat mengunjungi Bazar Gerai Kopimi di Kecamatan Mijen belum lama ini.

“Namun agar program (fasilitasi kemasan) ini cepat dalam eksekusinya, teman-teman saya minta langsung mendesainkan dan memberikan 1.000 pack gratis untuk masing – masing UMKM,” katanya.

Hendi menjelaskan untuk pelaku UMKM yang ingin mengikuti program tersebut dapat mendaftar melalui formulir online yang telah disediakan oleh Dinkop UMKM Kota Semarang, yaitu di alamat smg.city/kemasangratis.

“Jadi silahkan isi form online yang sudah disediakan untuk memanfaatkan program ini,” jelas Hendi.

Sementara itu, Sub Koordinator Fasilitasi Usaha Mikro Dinkop UMKM Kota Semarang, Rahmad Aji Maulana menjelaskan, bahwa UMKM yang ingin mendaftar harus terlebih dahulu memiliki nomor PIRT atau Perijinan Produk Industri Rumah Tangga. Hal itu bertujuan agar program tersebut tepat sasaran.

“Jadi untuk program kemasan gratis dari Pak Wali ini sifatnya adalah peningkatan kapasitas, sehingga UMKM yang diikutkan adalah yang telah berjalan usahanya. Sehingga harapannya dengan syarat telah adanya PIRT dalam form online yang tertera, program ini dapat tepat sasaran,” pungkas Aji.

“Selain itu sesuai arahan Pak Wali kami juga memiliki program untuk produk UMKM Kota Semarang ini bisa ada di rak toko modern dan mall, maka fasilitasi kemasan ini bagian dari upaya agar produk UMKM representatif ketika di jual di toko-toko modern, toko oleh-oleh, apalagi pusat perbelanjaan,” tekannya.

Hendi juga berharap program yang diinisiasinya tersebut dapat mempercepat pemulihan ekonomi di wilayah yang dipimpinnya.

“Pesan Saya, meski pandemi belum usai, UMKM harus bergerak bersama bangkit. Semoga ini fasilitas ini dapat menjadi pemantik,” tegas Wali Kota Semarang tersebut. (abd)

Leave A Reply

Your email address will not be published.