Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

RS Bhayangkara Surakarta Hadirkan “Pojok Tensi” di Stadion Manahan, Dorong Masyarakat Lebih Peduli Kesehatan

METROJATENG.COM, SOLO – Suasana olahraga pagi di Stadion Manahan, Solo, pada Senin (6/10/2025) terasa sedikit berbeda. Di antara derap langkah para jogger dan riuhnya warga yang berolahraga, berdiri sebuah tenda bertuliskan “Pojok Tensi – RS Bhayangkara Surakarta”. Di tempat itulah, puluhan warga tampak antre untuk memeriksakan tekanan darah dan mendapatkan konsultasi kesehatan gratis dari tim medis rumah sakit milik Polri tersebut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin “Pojok Tensi”, inisiatif Rumah Sakit Bhayangkara Tk IV Surakarta untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Melalui program ini, rumah sakit berupaya mengedukasi masyarakat agar lebih sadar pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, terutama di tengah gaya hidup modern yang kerap membuat orang abai terhadap kondisi tubuhnya.

Karumkit RS Bhayangkara Surakarta, Kompol Satya Adi Nugraha S.I.K., M.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar layanan medis, melainkan bentuk kepedulian sosial terhadap kesehatan masyarakat Kota Solo.

“Pojok Tensi kami gelar secara rutin di berbagai lokasi publik. Kami ingin masyarakat terbiasa memeriksa tekanan darah dan kondisi tubuh tanpa harus menunggu sakit terlebih dahulu. Apalagi Stadion Manahan ini selalu ramai warga yang berolahraga,” ujar Kompol Satya.

Selain pemeriksaan tekanan darah, tim medis juga memberikan edukasi singkat tentang gaya hidup sehat, mulai dari pentingnya menjaga pola makan, cukup istirahat, hingga mengatur intensitas olahraga agar tidak berlebihan. Petugas juga melayani konsultasi ringan mengenai keluhan kesehatan yang sering dialami masyarakat, seperti kelelahan, pusing, atau gangguan tidur.

Antusiasme masyarakat pun tinggi. Banyak warga mengaku merasa terbantu dengan layanan kesehatan gratis di ruang publik seperti ini. Salah satunya Siti Rahma (42), warga Banjarsari, yang rutin berolahraga di Stadion Manahan setiap akhir pekan.

“Biasanya kalau mau periksa tensi harus ke puskesmas atau klinik. Tapi dengan adanya Pojok Tensi ini jadi lebih mudah, sekalian olahraga bisa tahu kondisi tubuh,” ujarnya.

Program ini menjadi bagian dari upaya RS Bhayangkara Surakarta memperkuat citra sebagai rumah sakit yang humanis dan proaktif dalam menjaga kesehatan masyarakat. Ke depan, kegiatan serupa juga akan diperluas ke sejumlah titik lain di Kota Solo, seperti car free day dan kawasan permukiman padat penduduk.

Dengan pendekatan yang sederhana namun menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, “Pojok Tensi” tidak hanya sekadar program pemeriksaan gratis, tetapi juga gerakan kecil yang mengingatkan masyarakat bahwa menjaga kesehatan bisa dimulai dari hal paling sederhana, memeriksa tekanan darah secara rutin.

Comments are closed.