Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

BI Jateng Dorong Investasi Pariwisata Berkelanjutan Jadi Penggerak Ekonomi 2027

METROJATENG.COM, GIANYAR – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah mendorong peningkatan investasi di sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Dukungan pemerintah melalui kemudahan investasi, tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan, dinilai menjadi kunci agar sektor ini semakin diminati investor.

Hal itu disampaikan Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Andi Reina Sari, dalam kegiatan Studi Tiru Pengelolaan Publikasi Pariwisata Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau Melalui Jejaring Media Strategis di Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Gianyar, Bali.

Andi mengatakan, selama ini investasi yang masuk ke Jawa Tengah masih didominasi sektor industri pengolahan. Ke depan, BI berharap investasi di sektor pariwisata juga terus meningkat karena memiliki efek berganda yang besar terhadap perekonomian.

“Kami berharap investor juga mulai mengalihkan tujuan investasinya ke sektor pariwisata. Tentu hal itu membutuhkan dukungan pemerintah melalui berbagai kebijakan dan kemudahan investasi sehingga sektor pariwisata menjadi semakin menarik,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan destinasi wisata tidak hanya berbicara mengenai objek wisata semata, tetapi juga membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai. Mulai dari jaringan transportasi yang terintegrasi, akses jalan, perhotelan, hingga berbagai fasilitas penunjang lainnya.

Meski demikian, ia menegaskan kemudahan investasi tetap harus berjalan beriringan dengan komitmen menjaga kelestarian lingkungan. Regulasi mengenai pembangunan hotel maupun fasilitas wisata harus tetap memperhatikan daya dukung lingkungan agar pembangunan berlangsung secara berkelanjutan.

“Bagaimana pemerintah memberikan kemudahan investasi, tetapi di sisi lain lingkungan tetap terjaga. Keseimbangan inilah yang harus dibangun agar pariwisata dapat tumbuh secara berkelanjutan,” katanya.

Andi menambahkan, Bank Indonesia siap mendukung berbagai upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendorong sektor pariwisata sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Sekretaris Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Provinsi Jawa Tengah saat ini dijabat oleh Endro Wicaksa, menyampaikan  Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi hijau menjadi tema pembangunan daerah pada 2027. Sejumlah persiapan mulai dilakukan sejak 2026 agar target tersebut dapat diwujudkan secara optimal.

“Salah satunya melalui penguatan jejaring media untuk memperluas publikasi potensi wisata Jawa Tengah. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam membangun citra positif daerah sekaligus menarik minat wisatawan maupun investor,” katanya.

Selain publikasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur, hingga penyediaan transportasi umum yang terintegrasi juga menjadi fokus pengembangan sektor pariwisata.

Pemerintah juga terus mengembangkan kawasan-kawasan prioritas, salah satunya kawasan Borobudur. Pengembangan dilakukan dengan memperluas konektivitas destinasi wisata di sekitar Borobudur menuju wilayah Magelang, Purworejo, Kopeng hingga kawasan di Jawa Tengah bagian utara sehingga wisatawan memiliki lebih banyak pilihan destinasi.

Berbagai fasilitas pendukung juga terus dipercepat, mulai dari infrastruktur, amenitas, hingga pengembangan destinasi baru agar lama tinggal wisatawan di Jawa Tengah semakin meningkat.

“Melalui strategi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah terus meningkat. Bertambahnya kunjungan wisatawan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan hotel, restoran, usaha mikro, hingga sektor jasa lainnya yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) kabupaten dan kota di Jawa Tengah,” pungkasnya. (*)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.