AZKO Ajak Masyarakat Berkebun di Rumah, Wujudkan Gaya Hidup Sehat dan Berkelanjutan
METROJATENG.COM, JAKARTA- Berkebun di rumah kini bukan lagi sekadar hobi, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup yang mendukung kesehatan, ketahanan pangan keluarga, dan kelestarian lingkungan. Melalui berbagai solusi berkebun dari A sampai Z, AZKO mengajak masyarakat memanfaatkan lahan terbatas di rumah untuk menanam, memanen, hingga mengolah limbah organik menjadi kompos.
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat serta isu lingkungan, aktivitas berkebun dinilai mampu memberikan banyak manfaat. Cukup dengan memanfaatkan halaman, teras, balkon, atau sudut rumah, keluarga dapat menghasilkan bahan pangan segar seperti cabai, tomat, bayam, hingga seledri untuk kebutuhan sehari-hari.
Berdasarkan systematic review yang dipublikasikan dalam jurnal Discover Sustainability (2025), berkebun di rumah berkontribusi terhadap ketahanan pangan, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, jurnal Discover Public Health (2025) menyebutkan bahwa aktivitas berkebun juga membantu menjaga kesehatan fisik, mengurangi stres, serta meningkatkan kesejahteraan psikologis melalui interaksi yang lebih dekat dengan alam.
Head of Corporate Communications & Sustainability PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Melinda Pudjo, mengatakan rumah dapat menjadi titik awal lahirnya berbagai perubahan positif menuju kehidupan yang lebih berkelanjutan.
“Kami melihat rumah sebagai titik awal lahirnya berbagai perubahan positif. Karena itu, AZKO berkomitmen membangun ekosistem gardening yang dapat menginspirasi masyarakat untuk melakukan lebih banyak kebaikan di rumah, mulai dari menanam, merawat, hingga mengelola kembali sumber daya yang ada di sekitar,” ujarnya.
Untuk mendukung aktivitas tersebut, AZKO menghadirkan berbagai kebutuhan berkebun, mulai dari benih sayuran, cabai, tomat, hingga seledri. Selain itu tersedia pula set peralatan berkebun yang memudahkan masyarakat dalam proses menanam dan merawat tanaman.
Perawatan tanaman juga semakin praktis berkat hadirnya pot self-watering, alat penyiraman hemat air, hingga keran dengan timer digital yang memungkinkan penyiraman berlangsung otomatis sesuai jadwal. Sementara untuk perawatan kebun, AZKO menyediakan mesin pemotong rumput berbasis listrik dan baterai yang bekerja lebih senyap serta menghasilkan emisi lebih rendah dibandingkan mesin berbahan bakar.
Bagi masyarakat yang memiliki lahan terbatas, AZKO juga menawarkan solusi urban gardening dan hidroponik. Berbagai perlengkapan seperti indoor hydroponic planter, media tanam rockwool, hingga pupuk hidroponik memungkinkan sayuran, buah, maupun tanaman herbal tumbuh optimal meski ditanam di balkon atau teras rumah.
Tidak hanya mendorong masyarakat menghasilkan pangan sendiri, AZKO juga mengajak keluarga mengurangi limbah organik rumah tangga melalui penggunaan komposter yang mengolah sisa sayuran dan kulit buah menjadi kompos alami untuk menyuburkan tanaman.
Melinda menegaskan, perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah.
“Melalui berbagai kebutuhan berkebun yang lengkap, kami berharap semakin banyak keluarga memulai langkah kecil menuju gaya hidup yang lebih sehat, mandiri, dan berkelanjutan. Dari satu pot tanaman yang dirawat setiap hari, setiap keluarga dapat berkontribusi menciptakan lingkungan yang lebih hijau bagi generasi mendatang,” tutupnya.(ris)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.