Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Angkutan Peti Kemas KAI Daop 4 Semarang Melonjak 24 Persen, Aktivitas Industri Kian Bergeliat

 

METROJATENH.CON, SEMARANG – Aktivitas distribusi logistik di Jawa Tengah menunjukkan tren positif. Hal itu tercermin dari meningkatnya volume angkutan barang PT KAI Daop 4 Semarang, terutama pada layanan angkutan peti kemas yang tumbuh signifikan selama Januari hingga Mei 2026.

Selama lima bulan pertama tahun ini, KAI Daop 4 Semarang mengangkut 99.751 ton peti kemas atau meningkat 24 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 79.848 ton. Jika dibandingkan Januari–Mei 2024, kenaikannya bahkan mencapai 52 persen.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan pertumbuhan tersebut menjadi sinyal meningkatnya kebutuhan distribusi barang dari sektor industri maupun perdagangan yang memanfaatkan moda transportasi kereta api.

“Pertumbuhan angkutan barang menunjukkan meningkatnya aktivitas distribusi di berbagai sektor. Kereta api hadir untuk memastikan arus logistik berlangsung secara terjadwal, efisien, aman, dan mampu mendukung kebutuhan dunia usaha maupun masyarakat,” ujar Luqman.

Selain angkutan peti kemas, layanan angkutan retail juga mengalami pertumbuhan. Selama Januari hingga Mei 2026, volume angkutan retail mencapai 3.161 ton atau naik enam persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Secara keseluruhan, total angkutan barang yang dilayani KAI Daop 4 Semarang mencapai 130.710 ton hingga Mei 2026. Angka tersebut meningkat 32 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan naik 49 persen dibandingkan dua tahun lalu.

Menurut Luqman, pencapaian tersebut tidak lepas dari dukungan kawasan industri strategis di Jawa Tengah, seperti Kawasan Industri Wijayakusuma, Kawasan Industri Terpadu Batang, hingga kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang menjadi pusat aktivitas distribusi barang.

Untuk menunjang layanan tersebut, KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan sejumlah container yard, yakni di Semarang Poncol, Semarang Tawang Bank Jateng, dan Brumbung. Fasilitas tersebut menjadi simpul penting dalam memperlancar proses bongkar muat dan distribusi barang.

Setiap harinya, sekitar 30 perjalanan kereta barang melintas di wilayah Daop 4 Semarang dengan tujuan Jakarta, Surabaya, Ketapang, Madiun, hingga Jember. Komoditas yang diangkut meliputi peti kemas, semen, bahan bakar minyak (BBM), hingga barang retail.

“Logistik yang kuat akan memperkuat ekonomi. Karena itu KAI Daop 4 Semarang terus mengembangkan layanan angkutan barang agar mampu mendukung konektivitas kawasan industri, pusat distribusi, dan pelabuhan yang menjadi simpul penting pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Luqman. (*)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.