Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Telkomsel Dorong Guru Indonesia Kuasai AI Lewat Program Terpujilah GURU

METROJATENG.COM, YOGYAKARTA – Transformasi digital yang semakin cepat membuat dunia pendidikan ikut berubah. Guru kini tidak lagi hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga dituntut mampu memanfaatkan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) untuk menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif dan relevan.

Menjawab tantangan tersebut, Telkomsel menghadirkan program Terpujilah GURU, sebuah pelatihan pengembangan kompetensi digital bagi tenaga pendidik di Indonesia.

Program ini berlangsung sepanjang Mei hingga September 2026 dan menyasar lebih dari 1.000 guru di berbagai kota. Para peserta akan mendapatkan pelatihan intensif mulai dari pemanfaatan AI untuk menunjang produktivitas, pembuatan konten edukasi kreatif, hingga desain visual untuk materi pembelajaran.

Mobile Consumer Branch Yogyakarta Telkomsel, Nusa Prasetya mengatakan, guru memiliki peran penting dalam membentuk cara generasi muda memanfaatkan teknologi di masa depan.

“Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, Telkomsel ingin membantu guru memanfaatkan teknologi secara tepat guna agar pembelajaran menjadi lebih efektif, kreatif, dan berdampak,” katanya.

Program Terpujilah GURU dikemas dalam beberapa tahapan, mulai dari scouting, screening, academy, mentoring, hingga bootcamp. Selain pelatihan, peserta juga akan memperoleh pengembangan portofolio materi ajar, akses jaringan komunitas guru inovatif, serta dukungan pembinaan dan apresiasi.

Kegiatan ini turut menghadirkan sejumlah praktisi dan akademisi di bidang pendidikan serta teknologi. Di antaranya Danang Juffry, Winta Satwikasanti, dan Harry Mawardi.
Untuk memperluas dampak program, Telkomsel juga menggandeng sejumlah komunitas dan organisasi profesi pendidikan seperti PGRI, MGMP, Guru Pejuang Digital, PPG Prajabatan, dan 1000 Guru.

Melalui program ini, Telkomsel berharap para guru semakin siap menghadapi era digital sekaligus mampu menciptakan metode pembelajaran yang lebih inovatif bagi siswa di Indonesia. (*)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.