Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Ganjar Pranowo Kunjungi Lokasi Bencana Purbalingga, Pastikan Pengungsi Terlayani dan Anak Tetap Sekolah

METROJATENG.COM, PURBALINGGA – Politisi PDI Perjuangan Ganjar Pranowo turun langsung untuk  melihat kondisi pengungsi banjir dan longsor di lereng Gunung Slamet, Kabupaten Purbalingga, Kamis (29/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Ganjar memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi sekaligus menyalurkan bantuan pendidikan bagi anak-anak terdampak bencana.

“Anak-anak harus tetap bisa sekolah. Kebutuhan makan di pengungsian relatif sudah tertangani, tetapi perlengkapan sekolah mereka banyak yang hanyut terbawa banjir,” kata Ganjar.

Dalam kunjungannya, Ganjar mendatangi sejumlah titik terdampak, antara lain Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet; pengungsian Vila Sambas dan Gunung Malang di Desa Serang, Kecamatan Karangreja; Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja; serta beberapa lokasi lainnya. Ia hadir untuk menengok kondisi pengungsi sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan dan pendidikan.

Ganjar memastikan pelayanan kesehatan, ketersediaan makanan, serta kebutuhan dasar para pengungsi berjalan dengan baik. Ia juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan warga, memberi semangat, dan meninjau fasilitas pengungsian yang saat ini dihuni ratusan warga, didominasi lansia dan anak-anak.

“Yang penting sekarang kesehatan dijaga, makanan tercukupi, dan tempat pengungsian aman. Sementara tinggal di sini dulu sampai proses penanganan selesai,” kata Ganjar kepada para pengungsi.

Sambutan Hangat Warga

Kehadiran mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu disambut hangat warga. Sejumlah pengungsi menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan.

“Maturnuwun Pak Ganjar sudah datang. Rasanya senang sekali ada yang peduli dengan kami,” ujar salah satu warga di pengungsian Vila Sambas, Desa Serang.

Kepala Desa Serang, Sugito, mengatakan bencana banjir dan longsor berdampak besar pada wilayahnya. Lebih dari 2.300 warga terdampak dan terpaksa mengungsi, sementara ratusan rumah mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi.

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Pak Ganjar. Bantuan yang diberikan sangat meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

Selain meninjau pengungsian, Ganjar juga menyalurkan bantuan berupa seragam sekolah, tas, buku, dan alat tulis kepada ratusan pelajar terdampak. Bantuan tersebut disalurkan di lokasi pengungsian dan beberapa sekolah di wilayah Karangreja dan sekitarnya.

Ganjar menilai, pemenuhan perlengkapan sekolah penting agar anak-anak tidak kehilangan kesempatan belajar dan terhindar dari trauma pascabencana.

“Kalau anak-anak bisa kembali sekolah, aktivitas mereka normal lagi dan itu penting untuk pemulihan mental,” pungkasnya.

Comments are closed.