Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Makin Mudah  dengan Aplikasi Signal

0

 

METROJATENG.COM, SEMARANG –  Terlambat membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) karena sibuk bekerja kini bukan menjadi alasan.Apalagi membayar PKB kini makin mudah dengan hadirnya Aplikasi Samsat Digital Nasional atau Signal.

Menurut Plt Kepala Bappeda Jateng Eddy S Brawiyanto, Aplikasi Signal mampu mengintegrasikan pelayanan kepada masyarakat secara digital dengan mengakomodasi layanan yang terkait Samsat Polri Badan Pendapatan Daerah (Bappeda), Asuransi Jasa Raharja, dan Bank Pembangunan Daerah (BPD). Signal dapat diunduh di Playstore dan Appstore dengan nama Signal (Samsat Digital Nasional).

“Kami Optimis dengan aplikasi ini, tingkap pembayaran PKB oleh masyarakat makin meningkat, karena makin mudah dan praktis,” tambah Eddy saat mensosialisasikan Signal di Sam Poo Kong, Jumat (26/5/2023.

Sosialisasi ini akan dilaksanakan selama 3 hari (26-28/2023) di Smpoo Kong Jl Simongan Semarang. Sosialisasi ini menghadirkan grup band mulai dari Endank Soekamti, Pertelon Koplo, Hasoe Angel, The Mayasona, Pandora Band serta bazar UMKM bertajuk Signal Weekenders.

Selain itu juga talkshow yang dihadiri oleh Plt Kepala Bapenda Jateng Eddy S Brawiyanto, Kepala Jasa Marga Jawa Tengah Jamuda Marbun dan Wadir Lantas Polda Jawa Tengah AKBP Rahman Wijaya

Dijelaskan Eddy tahun 2022 penerimaan PKB. mencapai Rp 5,4  atau 98,39 persen dari target Rp 5,5 triliun, dengan jumlah kendaraan  mendekati angka  13 juta. Tahun ini PKB ditargetkan Rp 6, 21 triliun.

“Pada posisi Mei 2023 penerimaan PKB sudah mencapai 37 persen. Jadi adanya signal diharapkan target akan tercapai,” jelasnya.

Hadirnya aplikasi signal dam aplikasi new sakpole ini lanjut Eddy  akan membantu meningkatkan penerimaan PKB secara signifikan.signifikan terhadap pembayaran PKB.  Wajib pajak kini tidak perlu  datang ke titik-titik layanan dan antri.

“Kami akan mencoba merubah perilaku pembayaran PKB  imelalui digital. Melalui Aplikasi  Signal masyarakat dapat melakukan pembayaran dimana saja, kapan saja, mudah, murah, cepat, cukup, dan gesit,” jelasnya. 

 Menyinggung soal tunggakan pembayaran PKB , ada sekitar Rp 2,1 triliun baik itu roda dua maupun 4. Agar masyarakat patuh dalam membayar pajak berbagai upaya dilakukan. diantaranya mengadakan program hadiah untuk 10 orang wisata religi, pembebasan biaya balik nama kendaraan bermotor (BBNKB). Program ini akan diundi pada awal juli dan akhir Desember mendatang, sesuai dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Wadir Lantas Polda Jawa Tengah AKBP Rahman Wijaya menjelaskan aplikasi ini berfungsi melayani pengesahan STNK tahunan, pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) dan sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas angkutan jalan (SWDKLLJ) secara digital. Aplikasi Signal kini sudah diterapkan di 29 provinsi.

” Wajib pajak untuk mengakses Aplikasi Signal cukup  registrasi dengan  menyertakan KTP dan foto diri. Jika nama yang berada pada kendaraan bermotor dan KTP berbeda maka tidak dapat dilakukan pembayaran,” jelasnya.

Sistem pada aplikasi Signal secara otomatis akan menerbitkan dokumen digital yang valid dan sah berupa e-TBPKP (Bukti Lunas Pajak dari Bapenda), e-KD (Polis Asuransi dari Jasa Raharja) dan e-Pengesahan (tanda Digital Pengesahan STNK dari Polri). 

Aplikasi Signal memanfaatkan database kendaraan bermotor yang dimiliki Polri serta pangkalan data induk kependudukan yang ada pada Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan sistem informasi pajak kendaraan bermotor yang dikelola oleh tiap-tiap pemerintah provinsi. (tya)

Leave A Reply

Your email address will not be published.