Pelari Kelas Dunia Ramaikan Borobudur Marathon 2025, Targetkan Rekor dan Dongkrak Gairah Wisata Magelang
METROJATENG.COM, MAGELANG — Gelaran Bank Jateng Borobudur Marathon 2025 semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu ajang lari paling bergengsi di Asia. Tahun ini, ratusan pelari elite dunia dijadwalkan ambil bagian, termasuk bintang asal Kenya, Edwin Cheruiyot Soi, peraih medali perunggu 5.000 meter Olimpiade Beijing 2008.
Soi, yang baru pertama kali datang ke Indonesia, mengaku antusias bisa tampil di Magelang. Menurutnya, Borobudur Marathon—yang kini berstatus Elite Label dari World Athletics, memiliki magnet tersendiri bagi para atlet profesional.
“Berlari di sini adalah impian saya. Saya sudah berkompetisi di banyak negara, tetapi Indonesia selalu ada dalam daftar tujuan saya,” ujar Soi.
Selain ingin merasakan atmosfer kompetisi di sekitar Candi Borobudur, Soi menilai masyarakat Magelang memberikan sambutan yang hangat dan penuh energi positif. Ia menargetkan bukan hanya finis terdepan, tetapi juga mencoba memecahkan rekor lintasan.
“Enam bulan terakhir ini saya mempersiapkan diri sepenuhnya. Rute yang menanjak dan berliku menjadi tantangan, tapi saya siap menghadapi semuanya,” katanya.
Tak hanya atlet internasional, talenta muda Indonesia juga siap unjuk gigi. Jingga, pelari berusia 17 tahun, menyebut ajang ini sebagai momentum penting untuk belajar dan meningkatkan daya saing atlet muda Tanah Air.
“Bagi saya, Borobudur Marathon adalah ruang untuk tumbuh dan menyebarkan semangat positif bagi anak muda lainnya,” ujarnya.
Di sisi lain, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyampaikan bahwa animo peserta tahun ini meningkat signifikan. Total 11.500 pelari dari 38 negara siap memadati rute ikonik yang melintasi desa wisata, perbukitan, hingga area persawahan di sekitar Candi Borobudur.
“Ini tahun kesembilan penyelenggaraan Borobudur Marathon, dan setiap tahun selalu ada peningkatan kualitas maupun jumlah peserta,” jelasnya.
Dengan hadirnya atlet top dunia, penyelenggara optimistis Borobudur Marathon 2025 tidak hanya memacu prestasi olahraga, tetapi juga memberikan dampak besar bagi pariwisata dan ekonomi masyarakat Magelang. Atmosfer kompetisi diprediksi semakin semarak, sekaligus memperkuat citra Borobudur sebagai destinasi olahraga kelas internasional.
Comments are closed.