Polrestabes Semarang Dirikan Bengkel Lapangan, Bantu Warga Kaligawe Hadapi Dampak Banjir
METROJATENG.COM, SEMARANG – Di tengah genangan banjir yang melumpuhkan kawasan Jalan Raya Kaligawe, Kecamatan Genuk, Polrestabes Semarang menunjukkan langkah cepat dan inovatif dengan mendirikan bengkel lapangan darurat untuk membantu pengendara yang terjebak banjir dan mengalami kerusakan kendaraan.
Langkah ini menjadi bagian dari respons tanggap darurat yang digagas langsung oleh personel Polrestabes Semarang. Bengkel lapangan tersebut berada di area Posko Penanggulangan Bencana Alam Polrestabes Semarang, tepatnya di halaman pabrik White Coffee, Kaligawe. Selain untuk perbaikan ringan kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4), posko juga berfungsi sebagai tempat istirahat sementara bagi warga yang terdampak.
Kasihumas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setiyo Budi, S.E., mengatakan bahwa keberadaan bengkel darurat ini merupakan bentuk pelayanan cepat di tengah situasi sulit.
“Kami menyiagakan personel dan perlengkapan dasar agar masyarakat yang kendaraannya mogok bisa segera ditangani. Ini bagian dari komitmen kami menghadirkan pelayanan humanis di lapangan,” ujar Kompol Agung.
Respons masyarakat pun positif. Banyak pengendara yang merasa terbantu karena tidak perlu menunggu lama di tengah banjir. Salah satunya Dimas (31), warga Genuk, yang motornya sempat mogok akibat menerobos genangan air.
“Airnya tinggi, motor langsung mati total. Polisi datang bantu dorong dan perbaiki di tempat. Cepat banget dan gratis. Terima kasih buat Polrestabes Semarang,” ungkapnya dengan lega.
Selain membantu perbaikan kendaraan, posko tersebut juga menyiapkan air minum, tempat berteduh, dan fasilitas komunikasi bagi warga yang membutuhkan bantuan darurat.
Kepedulian ini mendapatkan apresiasi langsung dari Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto. Ia menilai inisiatif tersebut sebagai contoh nyata semangat Polri Presisi dalam memberikan pelayanan kemanusiaan.
“Personel Polrestabes Semarang telah menunjukkan kepekaan dan kepedulian tinggi. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, bila dilakukan dengan ketulusan, akan sangat berarti bagi masyarakat,” tutur Kombes Artanto.
Upaya Polrestabes Semarang ini sekaligus menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga menjadi penolong pertama ketika bencana datang.
Comments are closed.