Pita Kuning Hadirkan Layanan Psikososial untuk Dukung Kesehatan Mental Anak dengan Kanker dan Keluarganya di Yogyakarta
METROJATENG.COM, YOGYAKARTA- Masalah kesehatan mental tidak hanya dialami oleh orang dewasa, tetapi juga dapat terjadi pada anak-anak, termasuk mereka yang berjuang melawan kanker. Menyadari pentingnya dukungan psikologis bagi anak dengan kanker dan keluarganya, Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia kembali menggelar program “Piknik Edukatif dan Family Support Group” di Museum Sonobudoyo dan Resto Sekar Kedhaton, Yogyakarta.
Kegiatan ini diikuti oleh lima anak dengan kanker beserta keluarganya, sebagai bagian dari layanan psikososial yang menjadi fokus utama Pita Kuning. Program ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia yang jatuh pada 10 Oktober.
Ketua Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia, Tyas Amalia, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan dukungan emosional dan ruang rekreasi bagi anak-anak dengan kanker serta keluarganya.
“Kami ingin anak-anak dengan kanker dapat merasakan keceriaan dan dukungan emosional dari lingkungan sekitarnya, sekaligus membantu para orang tua memperoleh kekuatan baru melalui sesi berbagi dan pendampingan psikolog,” ujar Tyas.
Selama kegiatan di Museum Sonobudoyo, anak-anak belajar mengenal sejarah Yogyakarta dan mencoba permainan tradisional engklek bersama relawan. Sementara itu, para orang tua mengikuti kegiatan membatik sebagai bentuk relaksasi dan terapi kreatif.
Setelah sesi museum, acara dilanjutkan dengan kegiatan Family Support Group di Resto Sekar Kedhaton. Dalam sesi ini, Pita Kuning menghadirkan psikolog profesional untuk memberikan pendampingan kepada para orang tua. Mereka diberi kesempatan untuk berbagi cerita, tantangan, dan pengalaman dalam mendampingi proses pengobatan anak.
Sementara itu, anak-anak mengikuti aktivitas bermain edukatif dengan menyusun LEGO MRI Scanners bersama pekerja sosial dan relawan.
Associate Psikolog Yougrow, Kiki, menjelaskan pentingnya ruang aman bagi orang tua untuk mengekspresikan diri.
“Melalui Family Support Group, para orang tua dapat melakukan self care tanpa merasa bersalah terhadap kondisi anaknya. Kami menyediakan ruang yang aman untuk saling bercerita dan menguatkan agar mereka merasa didengar dan dipahami,” ungkap Kiki.
Melalui kegiatan ini, Pita Kuning berharap anak-anak dengan kanker dapat merasakan dukungan emosional dan kehangatan dari keluarga, relawan, serta tenaga profesional, sehingga mampu meningkatkan kebahagiaan dan mengurangi kecemasan selama proses pengobatan.
Program ini juga menjadi wujud nyata komitmen Pita Kuning dalam mendukung dan menjaga kesehatan mental anak-anak dengan kanker serta keluarganya.
Pita Kuning terus membuka ruang kolaborasi bagi masyarakat dan perusahaan yang ingin turut serta meningkatkan kualitas hidup anak dengan kanker melalui layanan psikososial yang dijalankan yayasan ini.
Comments are closed.