Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Lari Jadi Andalan untuk Turunkan Berat Badan, Begini Tips Efektifnya

METROJATENG.COM, SEMARANG – Lari disebut sebagai salah satu olahraga paling sederhana namun efektif untuk menurunkan berat badan. Tidak memerlukan peralatan khusus, olahraga ini bisa dilakukan di ruang terbuka maupun menggunakan treadmill.

DokterSehat melaporkan, kunci utama penurunan berat badan melalui lari adalah konsistensi dan pengaturan pola makan. Berlari terbukti mampu membakar sekitar 100 kalori per mil atau setara 200–300 kalori untuk jarak 2–3 kilometer.

Namun, pakar mengingatkan, banyak orang justru menambah asupan makanan secara berlebihan setelah berlari. “Lari bukan alasan untuk mengabaikan pola makan. Jika kalori yang masuk lebih banyak dari yang terbakar, berat badan justru bisa bertambah,” tulis laporan tersebut.

Agar hasil lebih maksimal, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

  1. Perhatikan pola makan – Kendalikan keinginan mengonsumsi makanan manis atau tinggi karbohidrat setelah lari.

  2. Temukan ritme favorit – Baik sprint maupun jogging santai, keduanya efektif asalkan dilakukan konsisten. Lari intensitas tinggi juga memberi efek afterburn, yaitu pembakaran kalori yang berlanjut meski tubuh sudah berhenti bergerak.

  3. Raih runner’s high – Lari dapat memicu pelepasan endocannabinoids yang menimbulkan rasa euforia dan bahagia, sehingga membuat olahraga terasa lebih menyenangkan.

  4. Latihan kekuatan – Mengombinasikan lari dengan latihan beban akan menambah massa otot dan meningkatkan pembakaran kalori.

  5. Jaga hidrasi – Minum air sebelum lari dapat membantu mengurangi rasa lapar berlebih setelah olahraga.

  6. Coba lari sebelum sarapan – Beberapa penelitian menunjukkan lari dalam kondisi perut kosong dapat membakar lemak hingga dua kali lipat dibandingkan setelah sarapan.

Dengan penerapan strategi yang tepat, lari bukan hanya menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi senjata ampuh untuk menurunkan berat badan.

Comments are closed.