Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Jelang Musim Tanam, Pupuk Subsidi Dijamin Aman

METROJATENG.COM, JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan stok pupuk bersubsidi aman untuk memenuhi kebutuhan petani menjelang Musim Tanam I Oktober–Maret (OKMAR) 2025. Dengan jaminan ini, pemerintah optimistis percepatan tanam bisa berjalan tepat waktu sekaligus mendorong kenaikan produktivitas pangan nasional.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Andi Nur Alam Syah, menegaskan alokasi pupuk bersubsidi tahun depan mencapai 9,55 juta ton. Jumlah ini diperkirakan mencukupi hingga akhir tahun.

“Isu kelangkaan pupuk itu tidak benar. Distribusi memang bertahap sesuai jadwal tanam. Kami juga terus menyempurnakan sistem e-RDKK agar penyaluran semakin tepat sasaran, transparan, dan mudah diawasi,” kata Andi.

Pemerintah pun menerapkan aturan baru melalui Perpres Nomor 6 Tahun 2025 dan Permentan Nomor 15 Tahun 2025 dengan menghadirkan mekanisme titik serah. Sistem ini memperpendek jalur distribusi karena pupuk langsung disalurkan dari produsen ke pelaku usaha distribusi sebelum akhirnya sampai di kios pengecer, gapoktan, atau koperasi desa.

“Dengan titik serah, distribusi jadi lebih ringkas, pengawasan lebih gampang, dan petani bisa lebih cepat memperoleh pupuk. Keberadaan pengecer tetap penting, justru diperkuat melalui simpul distribusi baru,” jelas Andi.

Tak hanya distribusi, proses penebusan juga kini lebih simpel. Petani cukup menunjukkan KTP karena data sudah terintegrasi dengan NIK pada sistem e-RDKK. Jika berhalangan, penebusan bisa diwakilkan keluarga atau kelompok tani.

Mukayat, anggota Kelompok Tani Anugrah Tani, Blora, mengakui perubahan ini terasa nyata. “Sekarang penebusan pupuk gampang sekali. Bisa pakai Kartu Tani, atau cukup KTP. Tidak ribet ke bank. Kalau ada yang belum kebagian, bisa dibuka lagi setiap empat bulan,” ungkapnya.

Smeentara itu, Mentan Andi Amran Sulaiman  menekankan, pupuk merupakan kunci utama keberhasilan produksi pangan nasional. Karena itu, pemerintah terus memastikan ketersediaannya.

“Pupuk itu kebutuhan dasar petani. Pemerintah hadir menjamin distribusi lancar dan tepat sasaran. Stoknya cukup. Gunakan bijak agar panen melimpah dan target produksi tercapai,” tegas Amran.

Comments are closed.