Pemprov Jateng Gelontorkan Rp61 Miliar, Fokus Pulihkan Pekalongan Pasca Musibah
METROJATENG.COM, PEKALONGAN – Kota Pekalongan mulai bangkit pasca musibah kebakaran yang melanda kantor Setda dan DPRD beberapa hari lalu. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah langsung turun tangan dengan mengucurkan bantuan keuangan senilai Rp61 miliar yang diharapkan menjadi nafas baru bagi percepatan pemulihan kota batik tersebut.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kepada Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, di Kantor Bappeda setempat, Selasa (2/9/2025).
Tak hanya sekadar angka, dana itu menyentuh berbagai lini kehidupan masyarakat: mulai dari pendidikan, sarana prasarana, hingga pemberdayaan kelompok usaha kecil. Bahkan, bantuan sambungan listrik rumah dan pembangunan PLTS atap juga masuk dalam daftar, menandakan adanya perhatian pada kebutuhan dasar hingga energi berkelanjutan.
“Sebagian besar bantuan diarahkan untuk recovery pascakebakaran. Provinsi akan turun tangan langsung menghitung kebutuhan perbaikan bangunan pemerintah,” ujar Luthfi.
Ia menegaskan, kondisi Kota Pekalongan kini sudah kondusif. Layanan publik tetap berjalan meski sejumlah kantor sementara dialihkan ke lokasi lain.
Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan, menambahkan bahwa roda pemerintahan tidak berhenti meski diterpa musibah. “Pelayanan publik tetap berjalan. Masyarakat jangan khawatir, kebutuhan mereka tetap terlayani,” katanya.
Bagi warga, bantuan ini bukan hanya deretan nominal, tetapi juga simbol kepedulian pemerintah provinsi agar Pekalongan segera pulih dan kembali menata langkah.
Comments are closed.