Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Pertamina Siaga Banjir dan Rob, BBM dan LPG Aman, Jalur Alternatif Ditambah Stok 15 Persen

METROJATENG.COM, SEMARANG – Genangan rob yang kembali melanda wilayah pesisir Kota Semarang dan Kabupaten Demak dalam beberapa hari terakhir tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga sempat mempengaruhi jalur transportasi antar wilayah. Meski begitu, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Tengah dan DIY memastikan pasokan energi untuk masyarakat tetap aman dan lancar.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jateng–DIY, Taufiq Kurniawan, menegaskan bahwa distribusi BBM maupun LPG di wilayah terdampak masih berjalan normal.

“Kondisi suplai BBM dan LPG aman. Kami terus memantau situasi di lapangan agar masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya, Kamis (30/10/2025).

Menurut Taufiq, enam SPBU di sepanjang jalur Trans Semarang–Demak masih beroperasi seperti biasa. Petugas di lapangan juga melakukan pengecekan tangki penyimpanan secara berkala untuk memastikan bahan bakar tidak tercampur air akibat banjir rob.

“Pengecekan kami lakukan pagi, siang, dan malam. Hasilnya, seluruh stok BBM di SPBU aman dan layak digunakan,” jelasnya.

Selain menjaga suplai di jalur utama, Pertamina juga meningkatkan stok hingga 10–15 persen di jalur alternatif Semarang–Mranggen–Sayung, sebagai langkah antisipasi meningkatnya volume kendaraan yang mengalihkan rute.

“Kami sudah menyiapkan penambahan pasokan di jalur padat. Dengan jarak antar-SPBU yang cukup dekat, distribusi bisa segera dilakukan tanpa kendala,” tambahnya.

Tidak hanya BBM, Pertamina juga memastikan ketersediaan LPG di pangkalan sekitar wilayah terdampak tetap terpantau. Hingga saat ini, baik elpiji bersubsidi maupun nonsubsidi tersedia dengan stok aman.

“Masyarakat dapat memperoleh LPG di pangkalan terdekat. Tidak ada laporan kekosongan,” tegas Taufiq.

Selain menjaga ketahanan energi, Pertamina Patra Niaga juga menunjukkan kepedulian sosial terhadap warga terdampak rob. Melalui program tanggap darurat, perusahaan energi milik negara ini menyalurkan bantuan Bright Gas untuk dapur umum yang dikelola BPBD Kota Semarang. Dapur umum tersebut digunakan untuk menyiapkan makanan bagi warga yang terpaksa mengungsi.

“Kami bantu pasokan LPG agar kegiatan memasak di dapur umum berjalan lancar. Semua kami koordinasikan bersama BPBD,” ujarnya.

Langkah cepat Pertamina ini membuktikan bahwa keberadaannya tidak hanya menjaga pasokan energi nasional, tetapi juga hadir langsung membantu masyarakat di saat bencana. Melalui pemantauan harian dan koordinasi dengan berbagai pihak, Pertamina berharap masyarakat tetap tenang menghadapi kondisi rob yang masih terjadi secara berkala.

“Komitmen kami jelas, menjaga ketahanan energi sekaligus mendukung pemulihan warga pesisir Semarang dan Demak,” tutup Taufiq. (*)

Comments are closed.