Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Jelang Hari Pelanggan Nasional, PLN Bersama Komisi XII DPR RI Bahas Penanganan Sedimentasi PLTA Mrica dan Sosialisasi Program Listrik Desa

METROJATENG.COM, BANJARNEGARA – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & DIY bersama Anggota Komisi XII DPR RI, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, dan perwakilan masyarakat desa menggelar agenda pembahasan terkait sedimentasi Waduk PLTA Mrica serta sosialisasi Program Listrik Desa. Acara yang berlangsung di PLTA Mrica ini dihadiri oleh Anggota Komisi XII DPR RI Aqib Ardiansyah, M.Si, Bupati Banjarnegara Amalia Desiana, General Manager PLN UID Jateng & DIY Bramantyo Anggun Pambudi, serta Senior Manager UBP Mrica Nazrul Very Andhi, dan 20 Kepala Desa se-Kabupaten Banjarnegara.

Pertemuan tersebut menyoroti dua isu utama, yaitu penanganan sedimentasi Waduk Mrica yang berdampak pada kinerja PLTA serta percepatan pemerataan energi melalui Program Listrik Desa.

Dalam kunjungannya, Anggota Komisi XII DPR RI Aqib Ardiansyah, M.Si menegaskan pentingnya perhatian bersama terhadap kondisi sedimentasi Waduk Mrica yang berpotensi menurunkan kinerja pembangkit listrik tenaga air terbesar di Jawa Tengah tersebut.

“Saya melihat langsung di PLTA Mrica, saya tentu dari teman-teman Komisi XII sangat konsen ketika PLTA Mrica ini mengalami penurunan kinerja, dengan implikasi yang semakin tinggi tentu akan mengganggu interkoneksi listrik Jawa-Bali. Kita sedang konsentrasi, bahkan Pak Presiden ingin bahwa komposisi pembangkit energi baru terbarukan di Indonesia semakin besar. Jangan sampai PLTA Mrica yang sejak awal dibangun dengan tekad baik justru tidak mendapat perhatian,” ujar Aqib.

Beliau juga menekankan perlunya dukungan semua pihak agar PLTA Mrica tetap menjadi kebanggaan nasional sebagai bagian dari transisi energi bersih.

“Komisi XII sangat konsen terhadap PLTA Mrica ini, untuk bisa kita dorong dan kita kawal agar menjadi salah satu pembangkit listrik tenaga air dengan kinerja positif. Ini adalah legacy yang harus kita rawat dan tingkatkan inovasinya agar mendukung cita-cita Presiden Prabowo tentang swasembada energi dan bauran EBT yang semakin meningkat. Sedimentasi yang ada di PLTA Mrica pun akan kita manfaatkan, misalnya untuk landfill TPA Banjarnegara atau bahan baku pembuatan batu bata,” tambah Aqib.

Caption Foto : Sosialisasi Program Listrik Desa di Banjarnegara, yang telah memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di daerah-daerah terpencil. (Foto : Dok. PLN).

 

Komitmen PLN Hadirkan Listrik Andal

Sementara itu, General Manager PLN UID Jateng & DIY, Bramantyo Anggun Pambudi, menegaskan komitmen PLN dalam menghadirkan listrik yang andal dan bersih demi mendukung ketahanan energi nasional.

“PLN berkomitmen memastikan ketersediaan listrik yang andal, bersih, serta berkelanjutan. Upaya penanganan sedimentasi di PLTA Mrica adalah bagian dari langkah menjaga keandalan pasokan listrik, khususnya bagi sistem Jawa-Bali,” jelas Bramantyo.

Senior Manager UBP Mrica, Nazrul Very Andhi, juga menambahkan bahwa PLN siap mendukung penuh program konservasi lingkungan agar PLTA PB Soedirman (Mrica) tetap beroperasi optimal.

Selain membahas sedimentasi, agenda ini juga menyertakan sosialisasi Program Listrik Desa yang telah memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di daerah-daerah terpencil. Dengan adanya akses listrik, masyarakat diharapkan dapat lebih berkembang dalam berbagai sektor, termasuk ekonomi dan pendidikan.

Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, menyampaikan apresiasi terhadap langkah PLN Indonesia Power (PLN IP) yang turut membantu pemerintah daerah dalam pengelolaan lingkungan, khususnya terkait sedimentasi Waduk Mrica.

Comments are closed.