Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Berjuang Lawan Kanker Darah, Sumiyati Terbantu Program JKN

METROJATENG.COM, SEMARANG – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali terbukti menjadi penopang harapan masyarakat, salah satunya bagi Sumiyati, ibu rumah tangga asal Desa Tlumpak, Kota Semarang. Sejak divonis mengidap leukemia mieloid akut (AML) pada Juni 2024, ia harus menjalani perawatan intensif dan pengobatan jangka panjang.

“Awalnya saya sering sesak napas dan mengalami anemia berkepanjangan. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut hingga ke sumsum tulang belakang, barulah diketahui saya terkena leukemia AML,” ungkap Sumiyati saat ditemui di Rumah Sakit KRMT Wongsonegoro (RSWN) Semarang.

Sebagai peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), Sumiyati mendapatkan perawatan medis tanpa terkendala biaya. Ia menjalani kemoterapi sebulan sekali, dengan durasi perawatan mencapai dua minggu setiap kali tindakan. Dari tujuh kali jadwal kemoterapi, dirinya hanya perlu menjalani empat kali karena kondisi tubuhnya menunjukkan perkembangan positif.

Kini, perawatan dilanjutkan secara rawat jalan dengan mengonsumsi obat-obatan sesuai resep dokter. Bahkan saat kadar hemoglobinnya sempat turun hingga angka empat, ia harus mendapat tambahan darah di IGD. Seluruh biaya tersebut tetap terjamin oleh JKN.

“Alhamdulillah tidak ada kendala sama sekali. Awalnya berat sekali ketika divonis kanker darah, rasanya ingin menyerah. Tapi berkat JKN, saya bisa bertahan,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Bagi Sumiyati, program JKN bukan hanya sekadar layanan kesehatan, melainkan penyelamat dalam perjuangannya melawan kanker. “Apalagi saya hanya ibu rumah tangga. Perawatan kanker darah ini panjang dan biayanya besar. Tanpa JKN, saya tidak tahu harus bagaimana,” tambahnya. (*)

Comments are closed.