METROJATENG.COM, SEMARANG -Di era digital, ponsel pintar sudah menjadi bagian dari keseharian anak-anak, baik untuk belajar maupun hiburan. Namun, para ahli mengingatkan bahwa paparan layar berlebihan, khususnya cahaya biru (blue light), dapat memicu berbagai gangguan pada mata anak.
Berbeda dengan radiasi berbahaya seperti sinar-X, cahaya biru bukanlah radiasi ionisasi. Meski begitu, paparan berlebihan tetap berpotensi merusak kesehatan mata.
Menurut sejumlah studi, terlalu lama menatap layar HP dapat menimbulkan:
-
Mata kering dan lelah akibat jarang berkedip dan fokus terus-menerus pada layar kecil.
-
Penglihatan buram sementara, disertai sakit kepala atau silau.
-
Risiko mata minus (miopi), apalagi jika sering digunakan di ruangan minim cahaya.
-
Mata malas (ambliopia), terutama jika hanya satu mata yang dominan digunakan.
Tak hanya itu, kebiasaan menggunakan HP tanpa kontrol juga bisa memicu gangguan tidur, nyeri leher, hingga sakit punggung.
Dokter mata menyarankan orang tua membatasi durasi penggunaan HP, memastikan pencahayaan ruangan cukup, dan mengajarkan anak untuk beristirahat setiap 20 menit dengan mengalihkan pandangan ke objek jauh.
Kesehatan mata anak adalah investasi jangka panjang. Mengatur waktu dan cara penggunaan gadget menjadi langkah sederhana namun penting untuk mencegah masalah di masa depan.
Comments are closed.