Srikandi PLN Bawa Semangat Kemerdekaan, Nyalakan Asa Anak Difabel SLB B Yakut Purwokerto
METROJATENG.COM, PURWOKERTO – Dalam semangat kemerdekaan dan kepedulian sosial, Srikandi PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY menyalakan cahaya harapan bagi anak-anak difabel dari SLB B Yakut Purwokerto. Tak hanya menghadirkan listrik, kali ini Srikandi PLN membawa cahaya masa depan melalui pelatihan digital yang membekali puluhan siswa dengan keterampilan masa kini.
Sebanyak 50 siswa dari SLB B Yakut mengikuti pelatihan selama dua hari bertajuk “Lebih dari Sekadar Kata: Berkarya dengan Hati, Bersuara Lewat Desain.” Dalam program ini, Srikandi PLN berkolaborasi dengan Dilesin untuk mengenalkan para siswa pada platform digital seperti Canva dan CapCut, serta teknik dasar mengolah dan mengekspor video.
Suasana penuh haru terlihat, saat beberapa siswa SLB B Yakut Purwokerto memberikan penampilan baca puisi serta lagu. Momen-momen tersebut memperlihatkan betapa besar potensi mereka ketika diberi ruang untuk berkembang.
Ketua Srikandi PLN UID Jateng-DIY, Indri Megananda mengatakan, salah satu visi hadirnya Srikanda adalah harus memberikan kontribusi kepada masyarakat. Dan dalam workshop ini, pihaknya memilih untuk berbagi cahaya masa depan dengan anak-anak difabel dari SLB B Yakut Purwokerto.
“Harapannya, program ini membawa manfaat bagi mereka untuk bekal masa depan, sebab dalam era sekarang ini, teknologi sudah menjadi kebutuhan dan anak-anak harus memahaminya,” tutur Indri.
Lebih lanjut Indri mengatakan, para siswa SLB B Yakut ini sudah hebat, terbukti sekolah mereka kerap mengukir prestasi. Sehingga apa yang dilakukan Srikandi PLN sekarang, untuk lebih menambah kehebatan mereka.
“Kita berharap mereka bisa berkarya melalui canva, kain dan lainnya, membuat desain dan memasarkan melalui media digital,” ucapnya.

Edukasi Untuk Semua
Kepada Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Banyumas, Joko Wiyono menyatakan apresiasinya atas acara yang digagas Srikandi PLN tersebut. Menurutnya, Srikandi PLN sudah menghadirkan education for all, memberi kesempatan kepada semua, termasuk anak-anak istimewa dari SLB B Yakut Purwokerto.
“Ini merupakan bukti nyata bahwa negara hadir, melalui BUMN dalam hal ini Srikandi PLN, untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat,” terangnya.
Joko Wiyono berkeyakinan, kegiatan Srikandi PLN ini akan membawa social impact secara luas, sehingga lebih banyak lagi pihak-pihak yang peduli terhadap pendidikan anak-anak difabel. Ia juga berharap, agar kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan dan menjangkau sasaran lebih luas lagi.
Sementara itu, Kepala SLB B Yakut Purwokerto, Netti Lestari mengungkapkan ucapan terima kasih dengan penuh haru. Menurutnya, tidak hanya sekali ini PLN memberikan kontribusi untuk para siswa SLB, sehingga kehadiran PLN benar-benar menjadi penerang hidup anak-anak difabel.
“Srikandi PLN sudah membuktikan, bahwa mereka hadir tidak hanya memberikan penerangan melalui nyala lampu saja, tetapi juga memberikan penerangan untuk masa depan anak-anak kita,” ucapnya.
Netti memaparkan, selama dua hari menjalani pelatihan, anak-anak sangat bersemangat dan antusias. Mereka mendapatkan ilmu baru, serta suasana belajar baru di kantor PLN Purwokerto. Di akhir acara, Srikandi PLN juga memberikan apresiasi terhadap siswa dengan karya terbaik. Ada 4 siswa yang terpilih yaitu Amel dari kelas 10, Habib kelas 9, Rania kelas 7 dan Ridho kelas 11. Tak lupa Srikandi PLN juga memberikan sumbangan untuk sekolah berupa kamera yang akan mendukung proses pembelajaran selanjutnya.
Melalui kegiatan yang didukung sepenuhnya oleh ICON+ Purwokerto dalam penyediaan fasilitas laptop selama pelatihan berlangsung ini, Srikandi PLN menunjukkan bahwa kepedulian sosial bisa berjalan seiring dengan kemajuan teknologi. Semangat berbagi, terutama kepada mereka yang membutuhkan dukungan lebih, adalah bagian dari tanggung jawab dan wujud cinta tanah air yang sesungguhnya.
Comments are closed.