Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Dindukcapil Banyumas Jemput Bola Layanan Adminduk di TMMD Desa Samudra: Wujud Nyata Pelayanan Dekat Masyarakat

BERITA ADVETORIAL

METROJATENG.COM, BANYUMAS – Komitmen Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat terus diwujudkan. Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil), pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) kembali hadir secara jemput bola dalam kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap III Tahun 2025 di Desa Samudra, Kecamatan Gumelar.

Kegiatan yang berlangsung mulai 23 Juli 2025 ini tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh aspek nonfisik, termasuk kebutuhan dasar warga dalam kepemilikan dokumen administrasi kependudukan yang sah dan legal.

Kepala Dindukcapil Kabupaten Banyumas, Drs. Hirawan Danan Putra, M.Si, menyampaikan bahwa partisipasi aktif pihaknya dalam TMMD adalah bagian dari kolaborasi lintas sektor demi mempercepat pelayanan publik di wilayah pelosok. Dengan menggandeng unsur pemerintahan desa, Dindukcapil membuka layanan langsung di lokasi kegiatan TMMD, memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor dinas di pusat kota.

“Kami langsung berkoordinasi dengan kepala desa sejak pembukaan TMMD pada 23 Juli lalu. Saat itu juga, kami membagikan formulir pelayanan kepada warga melalui perangkat desa agar informasi bisa menyebar cepat. Hasilnya, saat pelayanan dibuka secara resmi pada Senin, (28/7/2025), warga sudah siap datang membawa berkas,” terang Hirawan.

Caption Foto : Warga antusias mengurus administrasi kependudukan di layanan jemput bola Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Banyumas pada ajangTMMD) Tahap III 2025 yang dilaksanakan di Desa Samudra, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas. (Foto : Dok. Dindukcapil)

 

KIA Jadi Layanan Favorit

Layanan jemput bola ini disambut antusias oleh warga Desa Samudra. Berbagai kebutuhan administrasi kependudukan pun diajukan. Menariknya, Kartu Identitas Anak (KIA) menjadi layanan paling banyak diminati, dengan total 55 permohonan.

“Ini menunjukkan kesadaran masyarakat semakin meningkat, khususnya dalam pentingnya identitas resmi bagi anak-anak,” tambah Hirawan.

Tak hanya KIA, layanan lain yang juga banyak diajukan antara lain:

  • Pembuatan Akta Keluarga Baru sebanyak 40 pemohon

  • Perubahan Kartu Keluarga (KK) sebanyak 30 pemohon

  • Akta Kematian sebanyak 6 permohonan

  • Akte Kelahiran Kutipan Kedua (Akte K II) sebanyak 6 pemohon

  • Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebanyak 1 pemohon

Langkah proaktif Dindukcapil Banyumas ini merupakan bentuk nyata pemerintahan yang hadir dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan menjadikan TMMD sebagai pintu masuk pelayanan Adminduk, pemerintah tidak hanya membangun secara fisik, tetapi juga memperkuat fondasi sosial dan administrasi warga desa.

“Banyak masyarakat di desa yang mengalami kendala mobilitas, baik karena faktor ekonomi maupun jarak geografis. Maka layanan jemput bola seperti ini sangat membantu dan harus terus kita perkuat,” tutur Hirawan.

Respon positif datang dari warga yang mengaku sangat terbantu. Banyak yang sebelumnya belum memiliki KIA untuk anak, atau perlu mengurus dokumen penting seperti KK dan akta lahir. Prosesnya pun dinilai cepat dan transparan.

Dengan langkah ini, Dindukcapil Banyumas tak hanya melayani, tetapi juga mengedukasi. Sosialisasi mengenai pentingnya dokumen kependudukan yang lengkap dan sah turut disampaikan, sebagai bagian dari upaya menciptakan masyarakat tertib administrasi.

“Pada saat penutupan TMMD nanti, secara simbolis akan kita sertakan layanan adminduk,” pungkasnya.

Comments are closed.