Banyumas Raih Opini WTP ke-14, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel
ADVETORIAL
METROJATENG.COM, SEMARANG — Pemerintah Kabupaten Banyumas kembali menorehkan prestasi membanggakan. Untuk ke-14 kalinya secara berturut-turut, Banyumas berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK RI Jawa Tengah, Ahmad Luthfi H. Rahmatullah, kepada Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono dan Ketua DPRD Kabupaten Banyumas, Subagyo di Gedung BPK RI Perwakilan Jawa Tengah, Semarang, Kamis (5/6/2025).
Opini WTP merupakan predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan pemerintah yang menunjukkan bahwa laporan keuangan telah disusun secara wajar, transparan, dan sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan yang berlaku. Prestasi ini mencerminkan komitmen kuat Pemkab Banyumas dalam mengelola keuangan daerah secara profesional dan bertanggung jawab.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini, sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam tata kelola keuangan daerah.
“Alhamdulillah, hari ini kami bersama Ketua DPRD menerima opini WTP ke-14. Ini bukan sekadar angka, tapi cermin kerja keras seluruh tim. Terima kasih kepada jajaran eksekutif, legislatif, serta seluruh perangkat daerah yang telah bekerja dengan penuh integritas,” ungkap Bupati Sadewo.
Ia juga menegaskan bahwa capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan di masa mendatang, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Sinergi Eksekutif dan Legislatif
Ketua DPRD Banyumas, Subagyo, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, opini WTP adalah hasil dari kerja sama yang harmonis antara eksekutif dan legislatif dalam menjaga prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah.
“Kami mengucapkan selamat kepada Mas Dewo, Bu Lintarti, dan seluruh jajaran eksekutif. Keuangan daerah harus dikelola secara tertib, taat aturan, efisien, serta memperhatikan rasa keadilan. Opini WTP ini membuktikan bahwa Banyumas berada di jalur yang benar,” kata Subagyo.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK RI Jawa Tengah, Ahmad Luthfi H. Rahmatullah, menyampaikan bahwa opini WTP harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan anggaran.
“Kami ucapkan selamat atas capaian ini. Namun perlu diingat, WTP bukan berarti tidak ada catatan. Proses pengawasan tetap berjalan untuk memastikan tidak ada potensi penyimpangan di lapangan,” ujar Ahmad Luthfi.
Dengan diraihnya opini WTP ke-14, Kabupaten Banyumas mempertegas posisinya sebagai salah satu daerah dengan tata kelola keuangan terbaik di Indonesia. Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu semangat seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus memberikan pelayanan publik yang berkualitas, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Comments are closed.